Sesuai Target, Panen Medali Emas Atlet Pencak Silat Jabar

JAKARTA,- Delapan atlet asal Jawa Barat sukses menyapu bersih medali emas pada setiap pertandingan pencak silat Asian Games 2018 yang mereka ikuti.
Ketua Umum KONI Jawa Barat Ahmad Saefudin menilai, raihan empat medali emas dari dalapan atlet utusan Jawa Barat itu bukan sebuah kejutan karena memang sudah diproyeksikan dan ditetapkan dalam target sejak pemanggilan mereka ke tim nasional.
“Kami sudah memetakan proyeksi berdasarkan kualitas atlet dan ukuran keberhasilan Jabar di berbagai ajang, juga memperhitungkan kekuatan lawan. Kedelapan atlet Jabar yang turun pada 4 nomor silat sudah diproyeksikan akan bisa meraih emas dan alhamdullilah target itu tercapai,” ujar Ahmad seusai menyaksikan rangkaian final pencak silat di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah.
Seperti diketahui, delapan atlet pencak silat Jawa Barat  yang memperkuat tim nasional silat mampu menyumbang empat emas dari total 14 medali emas raihan kontingen Indonesia kghusus pada cabang olah raga silat. Mereka adalah Nunu Nugraha, Asep Yuldan, dan Anggi Faisal yang turun pada nomor artistik regu putra dan  meraih medali emas. Kemudian Gina Trilestari, Pramudita, dan Lutfi Nurhasanah juga sukses mempersembahkan medali emas nomor artistik regu putri setelah meraih 466 poin atau menang tipis dua poin atas regu Vietnam pada final kemarin.
Atlet Jabar lainnya adalah Hanifan Yudani Kusuma yang meraih medali emas nomor tanding kelas C putra setelah menyudahi perlawanan sengit pesilat Vietnam Nguyen Thai Linh. Terakhir adalah Peraih medali emas SEA Games 2017 Wewey Wita yang turun pada nomor tanding kelas B putri dan merebut gelar juara setelah menundukan atlet Vietnam
Dikatakan Ahmad, selain kontinuitas latihan, faktor kesuksesan menyabet medali emas Asian Games adalah rasa saling memiliki dan mendukung di antara atlet dan pelatih. Selain itu, kata Ahmad, sejumlah atlet seperti Hanifan dan trio asal Garut Lutfi, Gina, dan Pramudita juga mampu menjadikan kegagalan meraih emas pada SEA Games 2017 Malaysia sebagai pelecut semangat untuk tampil habis-habisan meraih emas pada penyelenggaraan perdana pertandingan pencak silat di ajang Asian Games.
“Ada waktu yang cukup setelah mereka berlaga di SEA Games dan mereka benar-benar mengoptimalkannya.
Alhamdulillah perjuangan atlet kita luar biasa. Para wasit juri juga benar-benar objektif dalam penilaiannya dan didukung sarana prasarana memadai. Terimakasih kepada masyarakat Jabar yang  hadir langsung menyaksikan perjuangan para atleta. Juga terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan dan pemerintah kabupaten kota yang selalu mendukung moral  maupun materil untuk pembinaan dan kemajuan olah raga Jabar. Terima kasih,” ujar Ahmad.
Sebagai apresiasi, kata Ahmad, KONI Jabar akan menyiapkan dana untuk pemeliharaan kemampuan, beasiswa pendidikan, dan dana pelayanan lain seperti kesehatan. Namun untuk bonus, kata Ahmad, Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan memberikannya.
“Bonus insyaallah sudah direncanakan oleh gubernur terpilih. Bantuan dana sudah kami berikan. Selain itu akan kami siapkan dana untuk mempermdah kemajuan mereka, seperti pendidikan, pelayanan kesehatan, pemeliharaan kemampuan, dan lainnya ,”tutur Ahmad.
Dia menegaskan, para atlet peraih medali emas Asian Games ini diproyeksikan untuk menjadi tumpuan Jawa Barat dalam misi mempertahankan gelar juara umum PON XX/2020 di Papua. (B10)