Setelah Dana Hibah Keolahragaan Cair, Dispora Jabar Akan Monitoring Kegiatan KONI

Pasca penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk pencairan dana hibah keolahragaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat tahun anggaran 2019, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat akan terbitkan surat perintah monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan KONI Jabar.

“Ya dalam Pergub tahun 2017 sudah diatur. Di sana diatur bahwa Dispora membuat surat perintah. Pertama kami membuat surat perintah verifikasi pencairan. Jadi sebelum ada penandatanganan NPHD ini kami sudah melakukan verifikasi,” ungkap Kepala Dispora Jabar, Engkus Sutisna di Kantor Dispora, Jl. Pacuan Kuda, Arcamanik, Bandung, Senin (27/05/2019).

Kemudian menurut Engkus, pihaknya membuat surat kepada Gubernur Jabar untuk selanjutnya pencairan diatur oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Pada Pergub nomor 4 tahun 2017 perubahan dari Pergub nomor 34 tahun 2016 di situ diatur kalau dana hibah diserahkan kepada organisasi yang punya legalitas. Dengan ditandatangai NPHD berarti sudah lengkap. Urusan selanjutnya pencairan ada di BPKAD,”katanya.

Untuk masalah teknis penggunaan dana hibah tersebut, lanjut Engkus, sudah sepenuhnya tanggung jawab KONI sampai kepada pelaporan dan pertanggung jawaban. Oleh karena itu pihaknya juga menerbitkan surat perintah monitoring dan evaluasi.

“Kita sudah membuat surat perintah dan sudah ditandatangani untuk melakukan monitoring dan evaluasi. Nanti kita akan mencocokan jadwal dengan KONI. Tim kami akan memonitor. Kegiatan KONI seperti apa, tergantung kegiatannya. Contoh ada pemusatan latihan voli, kita memonitor ke sana. Benar ngga dilaksanakan, benar ngga dibiayai dana hibah, seperti itu,” pungkasnya.