Tarung Derajat Kabupaten Bogor Akan Jadi Pesaing Utama Kota Bandung

BANDUNG,- Tim tarung derajat Kabupaten Bogor berambisi merusak dominasi Kota Bandung pada cabang olah raga bela diri ini di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII/2018. Dengan persiapan matang plus status sebagai tuan rumah, tim tarung derajat Kabupaten Bogor optimistis akan bisa merebut gelar juara umum dari Kota Bandung.
“Kami melakukan tryout ke sini (Kota Bandung) untuk menguji kekuatan atlet-atlet kami. Apalagi, kami tidak turun di babak kualifikasi, jadi penting untuk mengukur kekuatan lawan juga. Dengan performa yang ditampilkan para atlet, kami optimistis bisa juara umum,” ujar pengurus Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kabupaten Bogor Neneng Nurhasanah, Senin (19/2/2018).
Neneng mengatakan, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung dipilih sebagai lawan uji coba mengingat prestasi kedua tim tersebut yang merajai babak kualifikasi Porda. Kota Bandunga dalah juara umum babak kualifikasi dengan 6 medali emas, sementra Kabupaten Bandung merupakan peringkat kedua.
“Kota Bandung dan Kabupaten Bandung punya atlet-atlet terbaik, jadi otomatis, atlet-atlet juara ada di sini. Uji coba melawan mereka penting dan sangat bermanfaat karena kami perlu untuk mengetahui, seberapa jauh kami harus mengejar ketertinggalan dari mereka,” ujar Neneng.
Dalam pertarungan uji coba itu, tim tarung derajat Kabupaten Bogor menurunkan 27 atlet intinya pada 19 kelas yang akan diturunkan pada Porda. Menurut Neneng, hasil uji coba ini akan menjadi poin evaluasi penting saat timnya melanjutkan program pemusatan latihan.
“Dalam sebulan terakhir kami sudah melakukan pemusatan latihan, mengasah fisik, teknik, dan strategi pertarungan. Hasil dari tryout ini akan jadi tambahan bekal bagi kami. Kota Bandung bisa meraih 6 medali emas pada babak kualifikasi, jadi kami harus rebut 6 emas itu di putaran final nanti untuk jadi juara umum,” kata Neneng.
Pelatih Kepala tim tarung derajat Kota bandung Yayan Hartawan menilai, Kabupaten Bogor berpotensi menjadi pesaing kuat dalam perebutan medali di putaran final Porda nanti. Menurut dia, dari rangkaian pertarungan uji coba yang sudah dilakukan, para atlet Kabupaten Bogor bisa memberikan perlawanan sengit kepada para atlet Kota Bandung.
“Kabupaten Bogor kemarin tidak ikut babak kualifikasi, jadi ajang uji coba ini sangat penting juga untuk mengetahui kekuatan mereka. Dan ternyata dari laga uji coba yang sudah dilakukan, para atlet Kabupaten Bogor bagus dan potensial. Mereka mampu mengimbangi tim inti yang kami turunkan Saya anggap mereka sebagai kompetitor berat, selain Kabupaten Bandung. Jadi persaingan di Porda dipastikan bakal makin ketat,” ujar Yayan.
Dia mengatakan, pertandingan uji coba ini sebenarnya di luar agenda persiapan Kota Bandung. Menurut Yayan, sebenarnya tim Kota Bandung baru mengagendakan laga uji coba ke luar kota (tryout) pada Mei atau Agustus mendatang.
“Jadi, laga uji coba ini adalah inisiatif kabupaten Bogor sebagai tuan rumah Porda. mereka mengajak kami dan Kabupaten Bandung. Kami menyambut baik karena ini tentu menjadi kesempatan yang baik pula untuk mengevaluasi hasil latihan kami sekaligus mengukur kekuatan pesaing-pesaing kami di Porda nanti,” kata Yayan.
Kendati sudah melakoni satu kali laga uji coba dengan kekuatan tim inti yang beranggotakan 27 atlet untk 19 kelas, Yayan menegaskan program tryout khusus Kota Bandung akan tetap digelar sesuai rencana, yakni mendekati pelaksanaan putaran final Porda Oktober mendatang.
“Program yang sudah kami rencanakan tentu akan tetap berjalan. Kami akan ukur progres para atlet setelah menjalani babak kualifikasi beberapa waktu lalu. Pada Porda nanti, kami harus bisa merealisasikan target untuk menjadi juara umum kembali,” ujar Yayan.(B7)