Terpilih Secara Aklamasi, Ahmad Saefudin Kembali Pimpin KONI Jabar Periode 2018-2012

BANDUNG,- Ahmad Saefudin kembali terpilih memegang tongkat komando untuk memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat masa bakti 2018-2022. Ahmad terpilih secara aklamasi dengan dukungan 85 suara dari 90 suara anggota KONI Jawa Barat pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jabar di Hotel Grand Aquila, Jalan Dr Djunjunan, Kota Bandung, Kamis, 13 September 2018.

“Saya sangat bersyukur alhamdulillah ternyata rekan-rekan anggota KONI Jabar yang hadir memberikan dukungan kepada kami dan memilih kami untuk melanjutkan kepemimpinan KONI Jabar untuk 2018-2022 sebanayk 85%. Itu artinya mayoritas. Saya yakin dukungan mayoritas anggota koni ini bukan karena sesuatu hal tapi meyakini moment keprestasioan olahraga jabar sudah sangat layak untuk ditingkatkan lebih tinggi lagi,” ungkap Ahmad usai terpilih menjadi ketua umum KONI Jabar masa bakti 2018-2022.

Selain menetapkan Ahmad Saefudin sebagai Ketua KONI Jabar masa bakti 2018-2022, Musorprov juga memutuskan Ahmad sebagai Ketua Tim Formatur untuk membentuk kepengurusan KONI Jabar. Ahmad akan dibantu oleh Ketua Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jawa Barat Gianto Hartono dan Ketua KONI Kabupaten Bogor Rusli dalam membentuk kepengurusan KONI Jabar masa bakti 2018-2022.

Pada kesempata tersebut Ahmad berkomitmen untuk membawa prestasi olahraga Jawa Barat ke jenjang yang lebih tingkat.  Pasalnya menurut dia, bahwa hal itu merupakan konsekuensi logis dari keunggulan atlet Jabar di ajang Asian Games 2018 lalu yang harus berlanjut hingga olimpiade.

“Tidak bisa tidak. Karena itu konsekuensi logis dari apa yang sudah dicapai di Asian Games kemarin. Tantangan akan semakin berat. Selain ingin mempertahankan prestasi, tapi ada rekomendasi positif yang lain yang harus dilakukan dan dimaksimalkan,” tegasnya.

Ia mengatakan jika hasil dari Musorprov KONI Jabar 2018 kemarin akan segera dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Selain itu juga pihaknya akan menawarkan dan mendorong pemprov Jabar untuk segera mewujudkan sentra pembinaan di kota dan kabupaten yang ada di Jabar.

“Kita akan segera tahu apa sih yang menjadi keinginan dan harapan gubernur Jabar dalam rangka meningkatkan prestasi olahrga Jabar. Kita nanti lihat seperti apa. Kami akan dorong pemerintah untuk mewujudkan sentra pembinaan di daerah,” kata Ahmad.

“Dalam kurun waktu dua minggu kepengurusan harus tuntas. Kemudian konsen untuk pelaksanaan Porda 2018 di Kabupaen Bogor. Setelah tuntas ada jeda untuk membereskan segala hal administrasi dan langsung mempersiapkan diri pelatda dan PON bayangan. Karena babak kualifikasi PON akan dilaksanakan April dan harapan kita banyak yang lolos sesuai sararan dan gol yang akan kita capai ke depan,” pungkasnya. (B8)