Tim Panahan Kota Bandung Optimistis Kembali Juara

BANDUNG,- Tim panah Kota Bandung hanya mampu meraih peringkat tiga klasemen akhir babak kualifikasi Porda Jawa Barat XIII. Namun demikian, tim Kota Bandung tetap optimistis bakal mampu menyabet juara umum panahan seiring jumlah nomor pertandingan yang dipanggkas pada putaran final Porda 2018.
Pelatih kepala tim panah Kota Bandung Rinaldi Faizal mengatakan, babak kualifikasi panah yang rampung digelar Desember lalu tidak bisa dijadikan parameter untuk mengukur kekuatan pada putaran final olah raga panahan. Pasalnya, jumlah nomor yang diperlombakan  akan benar-benar berbeda.
“Pada babak kualifikasi, ada 34 nomor yang dilombakan. Padahal di Porda nanti, jumlah nomor yang digelar hanya 12, nomor,” ujar Rinaldi di Sekretariat Persatuan Panah Indonesia (Perpani) Kota Bandung, Kamis (1/2/2018).
Dia mengatakan, tim panah Kota Bandung finis di posisi tiga babak kualifikasi dengan koleksi 3 emas, 8 perak, dan 2 perunggu. Ketiga medali emas diraih dari nomor recurve putra.
Perolehan medali Kota Bandung kalah dari sang juara Kabupaten Sumedang meraih 5 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Posisi kedua dihuni Kabupaten Tasik yang meraih 5 medali emas. Adapun total peserta pada BK adalah 24 pengcab Erpani. Menurut Rinaldi, peta persaingan masih akan berkisar pada tiga kabupaten kota peraih medali terbanyak babak kualifikasi tersebut.
“Tapi kami optimistis pada putaran final nanti akan bisa meraih 20-25 persen dari total 12 medali emas yang diperebutkan dan mempertahankan gelar juara umum,” ujar Rinaldi.
Selain penurunan nomor, cabang panah juga memberlakukan pembatasan usia. Atlet pada nomor nasional dibatasi maksimal 23 tahun, sementara pada nomor recurve maksimal 35 tahun.
“Untuk compound bebas, tapi harus ada yang junior dari satu regu,” ucap Rinaldi.
Dia mengatakan, tim panah Kota Bandung membidik tiga dari 12 medali emas yang diperebutkan pada putaran final Porda XIII/2018. Tiga medali emas tersebut diproyeksikan dari nomor recurve putra, compound putra, dan recurve putri.
“Sebenarnya dari nomor-nomor lain juga kita punya potensi (medali emas). Tapi paling optimistis 3 dan itu sesuai hitung-hitungan menjadi juara umum karena persentasi mencapai 25 persen dari jumlah medali,” kata Rinaldi.
Kota Bandung adalah penyandang gelar juara umum panahan Porda 2014. Saat itu, tim panahan Kota Bandung mampu meraih 13 medali emas dari total 30 nomor yang digelar.
“Kami tidak merasa dirugikan dengan pengurangan nomor pada Porda karena pertimbangan PB Porda dn KONI Jabar, 12 nomor ini adalah yang ada di PON Papua nanti. Tapi bagi daerah lain bisa saja menjadi kerugian karena memang banyak nomor berarti lebih banyak peluang dapat medali,” ujar Rinaldi. (B4)