Tim Panjat Tebing Jabar Pulang dengan Dua Emas Dari Kejurnas XVI Yogyakarta

BANDUNG,- Tim Jawa Barat menempati peringkat empat Kejuaraan Nasional Panjat Tebing XVI yang berlangsung di Kompleks Stadion Mandalakrida, Yogyakarta, Senin (20/11/2017) hingga Sabtu (25/11/2017).
Dalam kejuaraan yang diikuti sedikitnya 250 atlet dari 29 provinsi itu, Jabar meraih total enam medali berupa dua medali emas, tiga perak, dan satu perunggu.  Kejuaraan yang menjadi tolok ukur pembinaan atlet setiap daerah ini memperebutkan 21 medali emas.
Jawa Barat mendulang dua medali emas dari nomor lead perseorangan putra melalui Bim Sigrid dan boulder beregu putra yang diperkuat Toni Mamiri, Bim Sigrid, Riki Kiswani, serta David Leo.
Sementara itu, tiga medali perak diraih dari nomor lead beregu putri melalui Betti, Salsabila, dan Widya Fujiyanti, kemudian lead beregu putra melalui Bim Sigrid, Muhammad Rijal, serta David Leo, lalu Widya dan Muhammad Rijal pada nomor lead mix.
Satu-satunya medali perunggu Jabar didapatkan oleh Bim Sigrid pada kategori olympic. Ketua Umum Pengurs Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Barat Insan Budiman mengatakan, pencapaian tim Jabar benar-benar di luar dugaan. Pasalnya, FPTI Jabar sama sekali tidak menargetkan medali emas pada ajang bergengsi ini.
“Persiapannya cukup mepet dan waktu bagi atlet untuk latihan juga kurang. Atlet-atlet peraih emas PON kami juga tidak turun di Kejurnas ini. Jadi, kami sebenarnya tidak mematok target medali emas. Tapi dengan apa yang diraih (2 emas, 3 perak, 1 perunggu), kami tentunya sangat bersyukur atas pencapaian luar biasa dari para atlet panjat Jabar,” ujar Insan.
Dia mengatakan, kejurnas di Yogyakarta belum bisa menjadi patokan untuk pemetaan kekuatan panjat tebing setiap provinsi pada PON XX/2020. Pasalnya, masih ada dua Kejurnas yang akan dihelat menjelang PON, yakni pada 2018 dan 2019.
“Kami berharap bisa mempertahankan, atau bahkan meraih hasil lebih baik pada Kejurnas selanjutnya. Baru pada Kejurnas 2019 kita bisa lakukan proyeksi tentang PON Papua,” ujar Insan.
Pada Kejurnas XVI di Yogyakarta, Jawa Timur sukses meraih juara umum dengan raihan total 13 medali yang terdiri atas 6 emas, 6 perak, dan 1 perunggu. Seluruh medali emas Jatim diraih dari nomor speed yang meliputi speed world record perseorangan putri, speed classic perseorangan putra, dan speed mix.
Jawa Tengah yang sempat memimpin klasemen di hari pertama harus puas finis di posisi kedua dengan raihan 11 medali, yakni 4 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Sementara itu tuan rumah Yogyakarta berada di posisi 10 dengan koleksi tiga medali perunggu. (B4)