Tim Pengendali PON KONI Jabar Dibagi Lima Zona

BANDUNG,- Selain membentuk tim pendampingan Porda XIII/2018, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat akan membentuk tim tenaga ahli profesional pengendalian prestasi PON XX/2020 di Papua.

Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin menuturkan, pihaknya akan membentuk lima ketua tim pengendali. Tim tersebut dibentuk sesuai dengan zonasi yang berada di Papua nanti.

“Sejak sekarang kita sudah memproyeksikan, melakukan pemetaan bagaimana PON 2020 nanti. Karena melihat PON sebelumnya banyak perubahan yang dihasilkan dari proses evaluasi. Hasilnya bagus. Karenan itu, bagaimana Jabar Kahiji bisa berlanjut di PON Papua, kami sudah melakukan maping dari sekarang,” katanya.

“Kami akan bagi menjadi lima zona sesuai dengan kondisi di Papua. Karena tidak mungkin nanti saya keliling dari satu zona ke zona yang lain mengingat kondisi geografis di sana. Jadi kita grouping cabor berdasarkan zona,”Ahmad menambahkan.

Hal itu juga kata Ahmad, akan erat hubungannya dengan proses pemusatan latihan para atlet yang akan tampil pada ajang bergengsi tersebut. Dimana KONI Jabar akan menggunakan sistem pelatda kombinasi, desentralisasi dan juga sentralisasi.

“Karena zonasi inilah, dalam proses pelatda juga nanti kita sudah mulai melibatkan KONI daerah, kita kombinasikan. Karena kan atlet ini sesungguhnya milik mereka. Sehingga ada rasa memiliki dan kebanggaan kedaerahan. Dengan begitu, tata kelola juga lebih mudah,” tandasnya. (B8)