Untuk Jadi Tuan Rumah Porda, KBB Siapkan Lahan Pembangunan Stadion

NGAMPRAH,- Penyediaan lahan untuk pembangunan stadion olah raga menjadi prioritas Kabupaten Bandung Barat yang berhasrat menjadi menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda)Jawa Barat (Jabar) XIV. Bupati Bandung Barat Terpilih Aa Umbara Sutisna menegaskan dukungan terhadap kesiapan KBB untuk mnejadi tuan rumah dengan berjanji memprioritaskan penyediaan lahan stadion olah raga di KBB.

“Insyaallah kami akan menyiapkan 20 hektare lahan untuk stadion ini. Saat ini KBB punya fasos fasum (fasilitas umum dan fasilitas social) 8 hektar. Jadi kekurangannya akan dianggarkan dalam APBD,” ujar Aa saat menerima Tim Visitasi Tuan Rumah Porda Jabar XIV dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar di Sekretariat KONI KBB Kotabaru Parahyangan, Kamis (26/7/18) . Tim Visitasi KONI Jabar tersebut terdiri dari Budiana, Darius Krisdanu Purwana, Boyke Mulyana dan Rusli Lutan. Hadir juga Ketua Harian KBB Sumardianto dan pengurus lainnya.

Aa menambahkan, stadion yang akan segera dibangun adalah sarana penunjang penyelenggaraan Porda XIV. Bahkan untuk keberlangsungan stadion ke depannya, Aa telah merancang agar dikelola secara mandiri sehingga pemeliharaannya tidak membebani APBD.

“Ketika kami dipercaya jadi tuan rumah, justru yang harus dipikirkan adalah apa yang akan dilakukan selanjutnyalah, soal pemeliharaan, pemakaian sarana. Kami ingin ke depannya agar aset KBB berupa stadion ini bisa menjadi salah satu sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah),” ujar Aa.

KONI Jawa Barat memang memberlakukan mekanisme baru dalam penetapan tuan rumah Porda Jawa Barat XIV/2022.

Mekanisme voting ditinggalkan dan sebagai gantinya diberlakukan mekanisme pengisian borang berbagai aspek kesiapan lengkap dengan sistem verifikasi terhadap seluruh kesiapan kandidat tuan rumah dari berbagai aspek.

Borang yang harus diisi calon tuan rumah Porda Jabar, setidaknya memiliki enam instrumen penilaian. Mulai dari kebijakan pemerintah daerah yang bersangkutan, integritas kota/kabupatebn pengusul jika nanti ditetapkan sebagai penyelenggara Porda Jabar, kemampuan managerial secara umum di kota dan kabupaten tersebut, pengelolaan olahraga prestasi yang sudah dilakukan kota/kabupaten terkait, hingga kemampuan manajemen pengelolaan sarana prasarana serta pembinaa keolahragaan pasca pelaksanaan Porda Jabar.

Ketua Tim Visitasi KONI Jabar Budiana mengapresiasi persiapan KBB untuk menjadi tuan rumah Porda. dan juga pencapaian di bidang olahraga. Pada Porda XII di Bekasi tahun 2014, KBB berhasil menyabet posisi empat besar. Kesiapan KBB mencalonkan diri jadi tuan rumah merupakan sebuah keberanian untuk juga memajukan daerah di bidang olahraga.

“Borang atau daftar isian yang harus diisi oleh setiap kota/kabupaten sebagai calon tuan rumah itu secara umum mencakup pada kesiapan kota/kabupaten yang mengajukan diri sebagai tuan rumah. Kami ingin mengetahui secara faktual, kondisi eksisting calon tuan rumah, lakukan penilaian, justifikasi, lalu ditetapkan dalam pleno Selanjutnya akan kami lihat secara objektif, seperti apa kesiapannya .Akan kami nilai kesiapan KBB, termasuk Tasikmalaya dan Subang yang juga menyatakan kesiapan jadi tuan rumah Porda,” ujar Budiana.

Dia menambahkan, secara umum gambaran untuk menjadi tuan rumah adalah kepaduan seluruh stakeholder seperti kepala daerah, Dispora, KONI, pengurs cabang olah raga dan elemen lainnya. Kesiapan sarana dan prasaran juga menjadi elemen vital.

“Apabila seluruh stakeholder mendukung, Insyaallah bisa sukses. Sebaliknya kalau tidak kompak, bagaimana bisa sukses menjadi tuan rumah,” ujarnya. (B2)