Bangun Stadion Akuatik Standar Internasinal, Bupati Garut Siap Menyukseskan Porprov XIV Tahun 2022

BANDUNG- Siap menyukseskan perhelatan Porprov XIV tahun 2022, Bupati Kabupaten Garut, Rudy Gunawan temui Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin untuk konsultasi mengenai persiapan multi event daerah tersebut.

Selain Bupati Garut Rudy Gunawan, hadir dalam rombongan beberapa pejabat terkait yakni Kepala Bappeda Kabupaten Garut, Agus Ismail, Kadispora Garut, Usep Basuki Eko, serta Ketua KONI Garut Abdusy Syakur Amin.

Kedatangan mereka diterima langsung Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin, Wakil Ketua II Yunyun Yudiana, Wakil Ketua I Verdia Yosef, Sekretaris I Aan Johana beserta jajaran pengurus lainnya.

“Kedatangan kami ke sini untuk berkonsultasi dengan Ketua Umum KONI Jabar. Bagaimana supaya kita menjadi tuan rumah yang baik dalam Porprov tahun 2022 nanti,” ungkap Rudy usai pertemuan di Raung Satlak KONI Jabar, Rabu (10/03/2021).

Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) KONI Provinsi Jabar nomor 073 tahun 2021, Kabupaten Garut didaulat menjadi tuan rumah 10 cabor yaitu cabang olahraga renang, loncat indah, polo air, renang indah, selam kolam, arung jeram, bola basket, futsal, rugby dan sepak takraw.

“Kami ditunjuk untuk menyelenggarakan 10 cabang olahraga. Kami siap menerima dan menyukseskan Porprov 2022 dengan berbagai konsekuensi mengenai tuan rumah yang diserahkan KONI. Karena kami belum berpengalaman,” tegas Rudy.

Orang nomor satu di Kota Dodol tersebut mengatakan dalam rangka persiapan untuk menghelat multi event daerah tersebut, pihaknya akan membuat dua venue baru yaitu stadion akuatik bertaraf internasional dan juga stadion sepakbola.

“Kami membuat dua venue yaitu venue akuatik dan sepakbola. Nanti akan kita lihat karena ada beberapa efisiensi mengenai anggaran yang sudah kita siapkan,” jealasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jabar menuturkan, pembinaan keolahrgaaan ke depan akan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kota / kabupaten.

Ini respons yang sangat positif berkaitan dengan penyelenggaraan Porprov dari kepala daerah. Beliau berkonsultasi bagaimana dengan penyelnggaraan, kepanitiaan, kemitraan-kemitraan kebutuhan pendanaan dan aspek lain yang berkaitan dengan venue,”ujarnya.

Menurut Ahmad, pembangunan venue di Garut yaitu stadion akuatik berstandar internasional berada di satu kawasan keolahrgaan di satu kawasan yang luasnya sekitar 14.5 hektar.

Dari aspek venue yang menjadi ikon Garut dan juga ikon Jabar yaitu pembangunan akuatik sudah memenuhi standar internasional. Ini bagian kedua dari kepala daerah yang merespons keolahragaan dengan media pembangunan kawasan keolahrgaaan. Yaitu Kota Bogor, Kabupaten Garut dan nanti Cirebon nyusul,” terang Ahmad.

Menrutnya, mereferensi rencana Nasional menuju Olimpiade 2032, bahwa pembangunan venue dimana pun lebelnya baik provinsi ataupun kota / kabupaten, itu mengarah untu berstandar internasional.

“Untuk apa?supaya setiap venue yang bertarap internasional mendapatkan perhatian  dari sisi anggaran dari pusat tau provinsi. Seingga dengan seperti ini pelaksanaan pelatihan pembinaan prestasi unggulan sesuai kaidah undang-undang bahwa kabupaten kota memiliki cabor uanggulan akan terwujud,” pungkasnya. *** (P93)


Navigasi