UJANG BERPELUANG MELENGGANG KE OLIMPIADE PARIS 2024

BANDUNG - Raharjati Nursamsa berpeluang lolos ke Olimpiade 2024 Paris, setelah mendapat kesempatan untuk mengikuti IFSC Climbing Olimpic Quelifier Shanghai, Cina, yang akan berlangsung 12 - 20 Mei 2024 mendatang.

Selain harus mengikuti di Shanghai Cina, Raharjati juga harus mengikuti kejuaraan yang sama di Budapest, Hungary, pada bulan Juni mendatang.

“Ujang (sapaan Raharjati) untuk bisa tampil di Olimpiade harus mengikuti kejuaraan panjat di Cina dan Hungary dan ia mendapat panggilan langsung dari PP FPTI untuk ikut kejuaraan tersebut,” ungkap Ketua Pengcab FPTI Kota Bandung Iwan Darmawan, saat ditemui di KONI Jabar.

Pemanggilan Ujang ini tertuang dalam surat tugas PP FPTI, nomor : 0424.3/TGS/PP.NAS/IV/2024, untuk mengikuti IFSC Climbing Quelifier Shanghai, Cina, yang ditandatangani oleh sekertaris umum W Pristiawan Buntoro.

“Ujang harus berangkat ke sana dan kita tentunya sangat senang dengan adanya panggilan ini,” tegasnya.

Iwan mengatakan untuk bisa lolos ke Olimpiade, Ujang harus masuk 3 besar dalam setiap event, yang diikutinya di Cina dan Hungary, pihaknya merasa optimis Ujang bisa melakukannya.

“Semoga saja Ujang bisa lolos ke olimpiade Paris, untuk bisa lolos ujang harus bisa masuk 3 besar baik di Shanghai maupun di Budapest, kita berharap banyak Ujang lolos dan peluangnya cukup besar,” katanya.

Ujang sendiri saat ini tengah melakukan latihan bersama di Pelatda panjat Jabar, bahkan Ujang bisa menembus waktu 4 detik, diatas waktu saat keluar sebagai juara dunia yang catatan waktunya 5,14 detik.

“Ujang saat ini terus melakukan persiapan bersama Pelatda Panjat dan saat ini Ujang juga mampu menembus waktu hingga 4 detik, sehingga optimis bisa lolos olimpiade,” ujarnya.

Ujang mendapat panggilan ini dikarenakan prestasi yang diraihnya dengan  sukses keluar sebagai juara dunia dalam Kejuaraan Dunia Panjat Tebing (IFSC Wolrd Cup) 2023, yang berlangsung di Lot 6 Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, tahun lalu.

Atlet asal Kota Bandung, Jabar, itu berhasil meraih medali emas dan mengukuhkan diri sebagai juara dunia usai mengalahkan pemanjat asal China, Wang Xinshang. Ujang, pemanjat Jabar peraih medali perak PON XX tersebut berhasil menyentuh titik top dengan catatan waktu 5,11 detik. Terpaut 0,03 detik dari catatan waktu yang ditorehkan Wang yakni 5,14 detik. *** (Ris)


Navigasi