PEKAN Olahraga Nasional 2024 di Aceh dan Sumut (PON) tinggal hitungan bulan. Tapi tahukah bahwa PON dibentuk untuk meneruskan perjuangan bangsa Indonesia kala itu.
Sumpah Pemuda yang diterbitkan pada tahun 1928 adalah jawaban politik terhadap kaum penjajah kala itu. Lalu, Proklamasi Kemerdekaan yang dibacakan oleh Soekarno - Hatta pada tahun 1945.
Akan tetapi, untuk mengisi kemerdekaan tersebut tidak sedikit probelmatika yang dihadapi bangsa Indonesia. Oleh karenanya, pada masa-masa itulah diperlukan adanya sebuah wadah untuk pembinaan ketahanan yaitu organisasi olahraga.
Maka pada tahun 1947 berdirilah wadah pembinaan Bernama PORI yaitu, Persatuan Olahraga Republik Indonesia,
Nama PORI tersebut merupakan pengganti dari organisasi keolahragaan era pendudukan Jepang yaitu Gerakan Olahraga (Gelora).
PORI yang didirikan di Surakarta itu secara resmi organisasi yang mengurusi dan memimpin Gerakan olahraga di Indonesia dengan susunan pengurusnya sebagai berikut:
Ketua : Mr Widodo Sostrodiningrat
Wakil : Dr Marto Husodo
Sumali Prawirosudirdjo
Sekertaris I : Sutardi Hardjolukito
Sekretaris II : Sumono
Bendahara I : Siswosoedarmo
Bandahara II : R. Maladi
Anggota - Anggota :
Ketua Bidang Sepakbola : R.Maladi
Ketua Bidang Basket : Tonny Wen
Ketua Bidang Atletik: Soemali Prawirosudirdjo
Ketua Bidang Bola Keranjang : Mr Rusli
Ketua Bidang Panahan : S.P Pakualam
Ketua Bidang Tennis : P Surjohamidjojo
Ketua Bidang Bulutangkis : Sudjirin Tritjondrokoesoemo
Ketua Bidang Pencak Silat : Mr Wongsonegoro
Ketua Bidang Bidang Gerak Jalan : Djuwadi
Ketua Bidang Renang : Soejadi
Ketua Bidang Menembak/Anggar : Tjokroatmodjo
Ketua Bidang Hockey : G.P.H Bintoro
Ketua Bidang Publikasi : Moh Supardi
Oleh forum, dibentuknya jajaran pengurus tersebut beresensi untuk menangani permasalahan olahraga dalam negeri sehingga tindak lanjutnya dari pembentukan tersebut kemudian terbenttuklah Komite Olimpiade Republik Indonesia atau disingkat KORI dimana organisasi ini yang nantinya akan berhubungan dengan luar negeri.
KORI sendiri dibentuk di D.I Yogyakarta dibawah pimpinan Hamengkubuwono IX dan berhasil menggandeng para tokoh dan atlet olahraga Indonesia ke Olimpiade XIV London. *** (Rief)