BANDUNG - Ihwal penyelenggaraan PON XXI dan Peparnas XVII rasanya tidak perlu resah dan geliah. Musababnya jelas saat Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Tahun 2024 akan tetap diselenggarakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan tidak akan diundur.
Adanya soal kepastian jadwal tersebut disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo usai menghadiri rapat terbatas mengenai kesiapan penyelenggaraan PON dan Peparnas 2024 yang dipimpin oleh Presiden Jokowi bersama para menteri dan kepala daerah di Istana Merdeka, Jakarta, belum lama ini.
Menpora Dito menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya penyelenggaraan PON dan Peparnas 2024 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Kami mendapatkan perintah yang jelas dari Bapak Presiden bahwa penyelenggaraan PON dan Peparnas 2024 ini harus tepat waktu dan tidak ada penundaan," kata Menpora Dito.
Keputusan tersebut juga memberikan keyakinan kepada masyarakat dan para atlet Indonesia bahwa PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara akan tetap berlangsung pada tanggal 8-20 September 2024, sementara Peparnas di Surakarta, Jawa Tengah, akan digelar pada 6-13 Oktober 2024.
Pemberitaan sebelumnya yang mengindikasikan kemungkinan penundaan PON dan Peparnas muncul karena kedua acara olahraga tersebut hanya berselang sekitar satu bulan dengan jadwal Pilkada Serentak 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.
Pemerintah menargetkan pembangunan dan renovasi venue untuk PON di Aceh dan Sumatera Utara akan selesai pada akhir Juli mendatang. Dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi menekankan pentingnya memastikan venue penyelenggaraan PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara dapat selesai tepat waktu.
Sementara untuk Peparnas tahun 2024, Menpora Dito mengatakan bahwa hasil Rakernas dan aspirasi yang dilakukan NPC hasil keputusanya bahwa penyelenggaraan Peparnas dilaksanakan di Surakarta, Jawa Tengah.
"Alasanya karena Surakarta memiliki infrastruktur yang standart, dan pernah dipakai untuk Asean Para Games 2022," ujar Menpora Dito. *** (den)