LIHAT PERKEMBANGAN ATLETNYA, PORSEROSI JABAR LAKUKAN TES RUTIN

BANDUNG- Tim Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sepatu roda terus menggeMbleng atletnya dengan melakukan tes kemampuan setiap akhir bulan, tes ini dilakukan untuk melihat perkembangan para atletnya, yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua. Tes sendiri dilakukan di Sirkuit sepatu roda Grand Wisata Kab Bekasi, sebagai tempat training center tim Pelatda Sepatu Roda.

Ketua Umum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Jabar, Erry Sudradjat mengatakan, tes ini diberikan kepada para atlet untuk melihat perkembangan selama melakukan TC di Kab Bekasi.

"Kita ingin melihat perkembangan dari para atlet selama melakukan TC sejak bulan Febuari hingga sekarang dan sekaligus untuk melihat kemampuan seusai liburan idul fitri," ungkap Erry saat ditemui di Seketariat Pengprov Porserosi Jabar, Jln Jakarta Bandung.

Erry mengatakan, selama melakukan TC di Kabupaten Bekasi pihaknya belum melakukan tes kepada para atlet, dengan melakukan tes ini bisa terlihat perkembangan dan sekaligus untuk data, yang nantinya diberikan ke KONI Jabar.

"Kita membutuhkan data setiap atlet untuk melihat progresnya dan data ini juga yang nantinya akan dilaporkan ke KONI Jabar dan sekaligus data sebelum keberangkatan ke Korea Selatan untuk TC disana," paparnya.

Tes yang akan dilakukan sendiri dilakukan dengan setiap nomor yang akan diikuti setiap atlet nanti di PON khusus untuk perorangan saja, sementara untuk nomor beregu tidak akan dilakukan tes. "Tes hanya untuk nomor spesialisasinya di setiap nomor biar terlihat perkembangan para atlet, sedangkan untuk nomor beregu sengaja tidak kita lakukan," tegasnya.

Mengenai target di PON nanti, Erry mengatakan kalau pihaknya hanya menargetkan bis ameraih 4 medali emas dan KONI Jabar menginginkan sepatu roda bisa meraih 5 medali emas di PON nanti. "KONI Jabar meminta 5 medali emas, karena melihat hasil di PON 2016 di Jabar, dimana waktu itu sepatu roda Jabar bisa meraih 5 medali emas. Kami akan berusaha memenuhi keinginan dari KONI Jabar untuk bisa meraih 5 medali emas," paparnya.

Mengenai pesaing sendiri, sepatu roda Jabar akan mendapat saingan dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, serta dari tuan rumah Papua dan ini terlihat dari setiap kejuaraan Jabar selalu mendapat saingan dari daerah tersebut.

"Kita juga mewaspadai tuan rumah Papua dan tentunya daerah di pulau Jawa, mengingat kekuatan sepatu roda di Indonesia ini ada di pulau Jawa," tegasnya.

Mengenai latihan di Kab Bekasi sendiri, akan dilakukan hingga tim Pelatda sepatu roda berangkat ke Korea Selatan, kalau pun tidak jadi ke Korea Selatan bisa hingga PON dilaksanakan. "Kalau sarana sepatu roda di Bandung bisa digunakan bisa saja kami pindah kembali ke Bandung dan mengenai TC ke Korea Selatan kami masih menunggu kabar dari KONI Jabar," tegasnya. (RRI)


Navigasi