PBSI JABAR HOME TOURNAMENT DIIKUTI 246 ATLET

BANDUNG - Turnamen bulutangkis bertajuk 'PBSI Jabar Home Tournament 2021' menjadi kompetisi perdana sejak wabah virus corona melanda sejak tahun 2020. Selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat, atlet yang berlaga pada gelaran turnamen pun dibatasi.

Ketua Pelaksana, Herman Subardjah mengatakan, turnamen akan mempertandingkan 189 partai dan diikuti 246 atlet yang digelar di tujuh lapangan pertandingan tanpa penonton. Para atlet yang akan bertanding merupakan perwakilan dari tiga wilayah di Jabar ditambah perwakilan klub Mutiara Bandung.

"Sebelumnya, tiga wilayah tersebut sudah menggelar seleksi. Yakni wilayah Bandung Raya, wilayang Priangan Timur, dan wilayah Bogor Raya. Jadi dari sisi peserta sudah terbatasi dan selektif karena turnamen ini sifatnya invitasi. Hanya atlet terbaik dari setiap wilayah yang bisa ikut," kata Herman.

Turnamen bulutangkis pertama di tahun 2021 yang digelar PBSI Jabar ini akan mempertandingkan tiga kategori usia. Yakni pemula, remaja, dan taruna.

Untuk kategori remaja dan taruna, mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri, serta nomor ganda putra dan putri. Sedangkan untuk kelompok pemula hanya mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri.

Selain itu, dipertandingkan juga nomor beregu putra dan putri yang diikuti perwakilan tim wilayah Bandung Raya, Priangan Timur, Bogor Raya, serta klub Mutiara Bandung. Pada nomor beregu ini akan mempertandingkan tujuh partai.

"Yakni tiga partai di nomor tunggal pemula, satu partai tunggal remaja, satu partai tunggal taruna, satu partai ganda remaja, dan satu partai ganda taruna," Herman menjelaskan.

Dari hasil turnamen bulutangkis yang digelar kali ini, kata Herman, akan menjadi patokan PBSI Jabar dalam menyusun ranking atlet bulutangkis di Jabar. Sistem perankingan ini, selanjutnya akan dilaporkan langsung ke PB PBSI sebagai acuan penetapan ranking di tingkat nasional.

"Saat ini, ranking atlet bulutangkis secara nasional itu kembali ke nol karena dalam satu tahun terakhir ini tidak ada kejuaraan atau turnamen yang digelar. Dan Jawa Barat menjadi provinsi pertama yang menggelar turnamen bulutangkis mengacu pada sistem informasi PBSI sehingga secara ketentuan turnamen sudah sesuai," kata Herman. (ARS)


Navigasi