PERBASI JABAR AKAN GELAR MUSORPROVLUB

BANDUNG - Gelaran Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) Persatuan Olahraga Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Barat akan segera digelar. Keputusan tersebut merupakan hasil dari pertemuan antara kepengurusan Perbasi Jabar dengan 15 perwakilan pengcab yang dimediasi KONI Jabar, Sabtu (12/6/2021) lalu.

Gelaran musorprovlub menjadi keinginan Pengcab Perbasi Kota/Kabupaten usai Ajay Muhammad Priatna ditangkap KPK, Jumat (27/11/2020). Wali Kota Cimahi itu terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh komisi anti-rasuah dan diduga menerima suap terkait perizinan pengembangan RS Bunda Kasih Cimahi. 

Kini, Ajay yang terpilih sebagai Ketua Umum Perbasi Jabar 2019-2023 pada gelaran musorprov Perbasi pada Minggu (1/9/2020) itu berstatus sebagai tersangka. Kondisi tersebut mengakibatkan kekosongan posisi ketua umum dan membuat roda organisasi Perbasi Jabar tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Juru bicara Pengcab Perbasi kota/kabupaten, Iwan Kurniawan mengatakan, pengajuan pelaksanaan musorprovlub dilayangkan 19 kota dan kabupaten dari 27 pengcab Perbasi di Jabar. Gelaran musorprovlub sendiri hanya mengagendakan pemilihan Ketua Umum sebagai pengganti Ajay Muhammad Priatna.

"Dari 19 pengcab Perbasi kota kabupaten yang mengajukan pelaksanaan musorpovlub, hanya 15 kota dan kabupaten yang hadir pada pertemuan Sabtu (12/6/2021) kemarin. Tapi itu sudah sesuai ketentuan yakni 50 persen plus satu, dan pengcab serta pengprov pun sudah sepakat untuk menggelar musorprovlub," kata Iwan yang juga menjabat sebagai pengurus Perbasi Kabupaten Subang, Minggu (13/6/2021). 

Pertemuan itu pun, lanjut dia, memilih empat orang perwakilan untuk mempersiapkan pelaksanaan musorprovlub Perbasi Jabar. Yakni dua orang perwakilan pengprov dan dua orang perwakilan pengcab.

"Dari perwakilan pengcab, saya dan Dudi Setiawan dari Ciamis. Sedangkan dari pengprov, diwakili Asep Sutisna dan Budi," kata pria yang akrab disapa Iwan Ijek ini.

Meski sudah disepakati untuk menggelar musorprov, Iwan mengaku jika waktu pelaksanaan belum ditentukan. Tim empat yang dibentuk, akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait gelaran musorprov termasuk waktu pelaksanaan.

"Intinya, musorprov akan dilakukan sesegera mungkin. Untuk pembinaan atlet, salah satunya untuk Pelatda PON XX, tetap akan dilaksanakan pengprov sampai dengan musorprovlub digelar dan menghasilkan Ketua Umum yang baru," kata dia. (ARS)


Navigasi