SULIT KE CINA, WUSHU JABAR BIDIK KOREA

BANDUNG  - Tim wushu Jawa Barat terus mematangkan persiapan menjelang dilaksanakannya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua. Uji tanding ke luar negeri menjadi salah satu agenda yang direncanakan untuk mengasah kualitas hasil pemusatan latihan daerah.

Pelatih tim wushu Jawa Barat, Nanang Soleh mengatakan, rencana sentralisasi dan uji tanding ke Cina sulit direalisasikan. Pasalnya, kata Nanang, ada travel warning terkait pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia.

"Idealnya sentralisasi dan tryout wushu itu memang ke Cina. Tapi sepertinya tidak bisa karena ada travel warning, terutama terkait sentimen Covid-19 dari India," kata Nanang.

Oleh karena itu, tutur Nanang, Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jawa Barat menjajaki kemungkinan untuk melakukan tryout ke Korea Selatan. Pasalnya, KONI Jawa Barat menjalin kerja sama untuk pembinaan sejumlah cabang olah raga dengan Korea Selatan.

"Kami menjajaki kemungkinan ke Korea, bareng dengan cabor tinju, mungkin Juli. Sampai saat ini kami masih menunggu konfirmasi dari pihak Korea," kata Nanang. 

Dia menambahkan, sembari menunggu kepastian uji tanding ke Korea Selatan, para atlet tetap menjalani pemusatan latihan daerah. Pelatda, kata Nanang, dilakukan di dua tempat berbeda untuk para atlet nomor sanda dan taolu.  

"Empat belas atlet wushu Jawa Barat telah lolos babak kualifikasi dan akan berkompetisi pada putaran final PON XX/2021 di Papua. Para atlet nomor sanda berlatih di tempat sentralisasi di kawasan Desa Ibun, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Atlet taolu menjalani latihan di Kota Bogor," ujarnya.

Pada PON XIX/2016, tim wushu Jawa Barat mampu merealisasikan target untuk meraih empat medali emas. Tim wushu Jabar memiliki misi untuk mempertahankan pencapaian tersebut pada PON XX/2021. (ABK)


Navigasi