GAGAL SENTRALISASI DI KOREA, TIM MENEMBAK JABAR ADU KUALITAS DENGAN TIM PELATNAS

BANDUNG - Meskipun merupakan salah satu cabang olahraga di bawah binaan kerja sama dengan Korea Selatan, menembak tidak akan bisa menjalani sentralisasi di Negeri Ginseng. Persiapan menghadapi PON XX/2021 dilakukan dengan pemusatan latihan daerah maupun latihan bersama Tim Nasional (Timnas) Indonesia. 

"Sayangnya, cabor menembak tidak bisa diberangkatkan untuk sentralisasi di Korea kali ini. Soalnya sekarang syarat penerbangan ke sana tidak boleh membawa senjata api jenis apapun," ujar Koordinator Program Korea Selatan KONI Jabar Trio Arsefto di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Senin (5/7/2021).

Kendati demikian, Trio yang juga merupakan Wakil Ketua Perbakin Jawa Barat tetap optimistis persiapan tim menembak Jabar akan tetap bisa maksimal. Menurut Trio, para atlet Jawa Barat tetap terasah kualitasnya karena menjalani pemusatan latihan di beberapa tempat bersama atlet-atlet Nasional.

"Atlet-atlet Jabar menjalani pemusatan latihan di tiga tempat berbeda. Ada yang merupakan bagian Tim Pelatnas untuk olimpiade, Pelatnas SEA Games, dan juga ada yang Pelatda di Cisangkan. Jadi latihannya adu kualitas dengan atlet-atlet Nasional," kata Trio.

Dia menambahkan, mendekati pelaksanaan PON, tim menembak Jabar akan menjalani aklimatisasi dengan melakukan latihan di daerah yang memiliki temperatur udara seperti Papua. "Aklimatisasi sangat penting untuk cabor menembak ini. Nanti kami akan cari daerah yang iklimnya mirip dengan Papua," ujar Trio.  

Menembak adalah salah satu cabang olah raga andalan Jabar untuk mendulang emas di arena PON. Pada PON XIX/2016, tim menembak Jabar mendominasi dengan meraih 13 medali emas, 5 medali perak, dan 5 medali perunggu dari total 42 nomor lomba cabang olah raga menembak. Pada PON XX/2021 dengan pengurangan menjadi 34 nomor lomba, tim menembak Jabar menargetkan untuk dapat meraih delapan medali emas. (ABK)


Navigasi