PANDEMI COVID-19 MASIH BERLANGSUNG, KONI JABAR TUNDA PEMBERANGKATAN KONTINGEN KE KOREA

BANDUNG - Tingginya kasus paparan Covid-19 dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Indoneasia membuat KONI Jabar menunda pemberangkatan kontingen ke Korea Selatan. Sentralisasi selama dua bulan di Korea Selatan yang semula akan segera dimulai akhirnya ditunda sampai situasi pandemi mereda.

Penundaan keberangkatan atlet dan pelatih untuk menjalani sentralisasi di Korea Selatan menjadi kesimpulan pertemuan virtual antara pengurus KONI Jabar dengan pengurus federasi olahraga Provinsi Gyeongsangbuk-Do (Gyeongsangbuk-Do Sport Council) di Gedung KONI Jabar, Kamis (8/7/2021).

Pihak Gyeongsangbuk-Do diwakili oleh Kim Hayoong (Ketua Gyeongsangbuk-Do Sport Council), Mook Lee ( Ketua Harian), dan Mr. Jean (Director Kerja Sama).

"Kami sudah berkomunikasi dengan Ketua KONI Gyeongsangbuk-Do. Situasi di sini dan di sana ternyata tidak jauh berbeda. Kita PPKM di sana juga sedang lockdown level 4, sama seperti PPKM juga. Jadi tidak bisa melakukan kegiatan lebih dari dua orang," ujar Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin saat ditemui seusai pertemuan.

Dia mengatakan, kondisi tersebut membuat pengiriman kontingen PON ke Korea Selatan terpaksa ditunda sampai 20 Juli 2021. "Kita tunda sambil menunggu situasi Covid, konsultasi juga dengan kedutaan Korea Selatan karena visa untuk keberangkatan juga belum dikeluarkan oleh Kedutaan Korea Selatan," kata Ahmad. 

Menurut rencana, kata Ahmad, pemberangkatan rombongan atlet dan pelatih dari enam cabang olah raga itu akan dilakukan dalam dua gelombang, dimulai 6 Juli 2021.

"Namun dengan situasi seperti ini, kami menunggu sampai 26 Juli itu mungkin pemberangkatan pertama, atau paling lambat Agustus tanggal 20-an sehingga bisa sentralisasi sebulan di sana. Bagaimanapun, kita tidak bisa menawar aturan pemerintah," kata Ahmad. (ABK)


Navigasi