MASIH DIPERKUAT JUARA PON DAN ASSIAN GAMES, SILAT JABAR OPTIMISTIS RAIH TUJUH EMAS

BANDUNG - Tim pencak silat Jawa Barat optimistis akan mampu meraih target tujuh medali emas pada PON XX/2021 di Papua. Manajer Tim Pelatda Pencak Silat Jawa Barat  Mulyana mengatakan, tim pencak silat Jabar masih akan diperkuat mayoritas atlet andalan yang meraih medali emas PON XIX/2016 dan Asian Games 2018. 

Juara Asian Games Wewey Wita dan Hanifan Yudani Kusuma akan turun pada nomor tanding. Peraih medali emas PON 2016 seperti Nirmala Oktaviani dan Eka Yulianto juga masih akan turun pada nomor tanding.

Pada nomor TGR (tunggal ganda regu), Jabar masih diperkuat trio Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani, dan Anggi Faisal Mubarok yang merupakan juara Asian Games 2018 dan saat ini masih mengikuti program Pelatnas SEA Games di Jakarta.

"Pada 2016, silat menjadi juara umum dengan meraih empat emas dari nomor tanding dan 3 emas dari TGR. Para atlet yang akan turun masih sama, jadi proyeksi raihan medali masih sama, minimal meraih tujuh emas karena atlet-atlet unggulan kita memang masih yang terbaik skala nasional," kata Mulyana pada jumpa pers di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (24/8/2021).

Jabar merupakan penyandang gelar juara umum pencak silat pada PON XIX 2016 dengan raihan 7 medali emas, 5 perak, dan 3 perunggu. Provinsi Jawa Barat telah meraih tiket lolos 17 kategori pada PON XX/2020 di Papua nanti, dengan rincian 5 kelas TGR dan 12 kelas Tanding

"Tim sudah menjalani sejumlah uji coba, terakhir adalah menjalani latihan bersama di Jakarta. Sekarang sedang aklimatisasi di Palabuhan Ratu Sukabumi," kata Mulyana yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat itu.(ABK)


Navigasi