AQUATIC TETAP JADI LUMBUNG EMAS TERBANYAK UNTUK JABAR DI PON XX 2021

BANDUNG – Cabang olahraga aquatic akan menjadi andalan kontingen Jawa Barat dalam perolehan medali di ajang PON XX Papua Oktober, mendatang. 

Cabang yang satu ini memiliki peluang yang paling besar dalam pendulangan medali emas, perak maupun perunggu baik melalui renang, polo air maupun renang artistik.

“Khusus renang, tolok ukurnya di kejuaraan 2019. Atlet-atlet kita memperoleh catatan waktu tercepat seperti Bayu di nomor 200 meter gaya kupu-kupu, Sidiq di gaya bebas , kalau untuk bicara target  delapan medali emas bisa kita raih di cabang renang saja,” ujar Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PRSI Jawa Barat, Boyke Mulyana.

Kendati demikian, Boyke menegaskan, Jawa Barat tidak sesumbar bisa meraih semua itu. Tetapi katanya, semua tim renang, polo air dan renang artistik dalam kondsi siap tempur menuju Pesta Olahraga Nasional Empat tahunan itu.

“Delapan medali emas di cabor renang mash fifty-fifty, kita tak ingin sesumbar dulu karena kita masih belum mengetahui kekuatan daerah lain sejuah mana persiapannya, kalau kita jelas sudah kita laksanakan seperti renang artistik sudah merasakan try out di luar negeri seperti Rusia dan Hongkong,” kata Boyke memaparkan.

Untuk renang artistik, Boyke meyakinkan peraihan medali emas akan lahir di nomor duet menyusul seluruh atlet yang kini disiapka PRSI Jawa Barat dalam kondisi  siap 90 persen.

Namun, PRSI Jawa Barat induk cabor renang tersebut memprediksikan akan lahir debutan-debutan baru saat Jawa Barat tampil di Papua nanti. “Paling tidak beberapa atlet muda bisa ‘nyolong’ ditambah kekuatan lama kita saat tampil sebagai tuan rumah PON 2016,” katanya menambahkan.

Sementara untuk loncat indah, diprediksi Jawa Barat akan  berjaya di sepuluh nomor yang diikuti. Namun, untuk yang satu ini PRSI belum berani menargetkan.

“Pasalnya, persiapan kurang greget  tapi kita tetap berusaha keras untuk mencapai target,”katanya.

Untuk polo air  tim putri Jawa Barat berpeluang meraih medali emas. Sementara putra pada PON sebalumnya hanya meraih medali perak. Jadi, kata  Boyke, untuk PON tahun ini bisa memprediksikan polo air bisa memperbaiki prestasi  meski sangannya nanti akan datang dari DKI Jakarta.

“Yang pasti cabOr aquatic kita tidak akan menyerah sebelum bertanding selama bla itu bundar tak menutup kemungkinan kita akan mencapai target, persoalan nanti Papua kita kembalikan kepada kenyamanan atlet kita sendiri,” ujar Boyke memungkasi. (ANK)


Navigasi