BINARAGA JABAR IKUTI OOCT JELANG PON XX

BANDUNG - Tim Pelatda binaraga Jawa Barat akan mengikuti out of competition testing (OOCT). Hal itu diutarakan Ketua Umum Pengurus Provinsi Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia (Pengprov PBFI) Jawa Barat, Beni Cipta Wijayana. 

Beni mengatakan OOCT itu dilakukan sebagai salah satu syarat jelang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Oktober mendatang.

"Itu merupakan program dari PBFI pusat dan ini diikuti seluruh peserta termasuk tuan rumah Papua," ujar Beni di Ruang Kominfo KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu (25/8/2021).

Disisi lain, Sekretaris Umum Pengprov PBFI Jabar, Helly mengatakan OOCT ini merupakan harapan dari tuan rumah PON XX dan KONI Pusat agar tidak ada temuan doping di multievent nasional empat tahunan tersebut. "Jadi begitu ditemukan akan didiskualifikasi," tegasnya. 

Helly tak ingin kejadian pada PON XIX 2016 lalu terulang. Saat itu beberapa atletnya gagal tes doping.

"Tapi temuan doping itu lebih kepada bukan sengaja. Artinya, dia minum sejenis obat batuk yang ternyata ada zat dengan kategori doping," bebernya.

Helly yang juga pelatih tim Pelatda Binaraga Jabar ini mengaku sudah melakukan beberapa upaya agar para atletnya terhindar dari doping. Salah satunya dengan memeriksa suplemen yang dikonsumsi para atletnya. 

"Kita periksa benar-benar, seperti surat-suratnya dari suplemen itu, zat-zatnya," tegasnya.(MGN)


Navigasi