ATLET ANGGAR PON XX JABAR DIJAJAL EKS PON

BANDUNG- Tim anggar Jawa Barat mensiasati kesulitan mendapatkan lawan latih tanding dalam persiapan menghadapi PON XX tahun 2021 di Papua. Pandemi Covid-19 menjadi alasan dibalik sulitnya cabang olahraga menjalani uji tanding.

Sebelumnya, tim Anggar Jabar berencana untuk menjalani pemusatan latihan atau training center di Korea Selatan. Namun karena kondisi pandemi, rencana yang sudah disusun jauh-jauh hari pun batal digelar.

“Bagi kami, mendapatkan lawan latih tanding menjadi hal yang penting dalam mengasah mental sekaligus mengevaluasi kekurangan dari setiap atlet. Namun di kondisi pandemi sangat sulit, sehingga kami pun mencari solusi lain,” kata pelatih tim Anggar PON XX Jabar, Christin Timisela.

Solusi yang diambil, lanjut Christin, yakni dengan memanggil atlet-atlet anggar Jabar eks PON XIX tahun 2016 dan sebelumnya. Pasalnya, dalam komposisi tim anggar Jabar untuk PON XX didominasi muka-muka baru.

“Dari 17 atlet yang sekarang menghuni pelatda PON XX, hanya dua atlet yang sebelumnya bermain di PON XIX yakni Khatrin Ghea dan Rindi Ayu Kusuma. Sisanya muka-muka baru,” kata dia.

Pelaksanaan uji tanding menghadapi atlet-atlet senior eks PON sebelumnya, lanjut Christin, sudah berjalan sejak awal Agustus 2021. Baik di nomor degen, floret, maupun sabel.

“Kita pun memanggil atlet senior eks PON itu secara bergilir tidak sekaligus dan memperhatikan protokol kesehatan juga. Misal di minggu pertama untuk atlet nomor floret, lalu degen, lalu sabel. Jadi bergilir,” Christin menuturkan.

Christin mengatakan, saat ini sudah ada sekitar sembilan atlet anggar senior eks PON sebelumnya yang menjadi lawan latih tanding atlet PON XX. Tidak hanya atlet senior Jabar eks PON, tapi juga atlet Jabar mantan penghuni timnas.

“Dari latih tanding yang sudah dijalani, kita melihat ada progres yang cukup baik dari sisi mental bertanding, teknik, maupun fisik. Meski demikian, kita terus lakukan perbaikan sehingga atlet bisa tampil maksimal di PON XX,” kata dia.

Selain untuk mendapatkan lawan latih tanding, Christin menjelaskan jika pemanggilan atlet senior eks PON sebelumnya pun memiliki tujuan lain. Salah satunya menularkan semangat juara bagi para atlet anggar PON XX Jabar yang notabene merupakan muka-muka baru.

“Mental dan motivasi atlet terus kita bentuk, kita pacu terus. Intinya, jangan sampai para atlet ini cepat berpuas diri tapi terus meningkatkan kemampuannya,” kata dia. (ARS)


Navigasi