BERPENGALAMAN, SEPATU RODA JABAR SIAP SABET TARGET EMAS DI PON XX

BANDUNG – Cabang olahraga sepatu roda tidak menemui kendala untuk memenuhi target empat medali emas yang dipatok KONI  untuk kontingen Jawa Barat di ajang PON XX Papua Oktober mendatang,.

Cabang olahraga yang satu ini terbilang cukup berpengalaman bagaimana caranya mampu mendulang emas di ajang multieven tersebut. Seperti di PON XIX/2016, Jawa Barat berhasil mempersembahkan lima medali emas.

“Empat medali emas menjadi harga mati bagi cabang olahraga sepatu roda. Tidak ada hambatan, kita sudah siap untuk membuktikan, mungkin kendalanya hanya adaptasi cuaca saja, secara teknis kami sudah siap,” ujar pelatih Andre Sudrajat kepada media di Ruang Kominfo KONI Jawa Barat, Selasa (31/08/2021).

Andre menyebutkan,  tim sepatu roda Jawa Barat pun akan menghadapi tantangan yang cukup berat untuk merealisasikan target yang sudah dicanangkan tersebut.

“Kalau soal peralatan saya kira sudah terpenuhi dari KONI, hanya saja kita harus lebih menyesuaikan peralatan dengan kondisi track di Papua akan menggunakan track indoor disamping road,” ujar Andre menambahkan.

Pada dasarnya sambung Andre, track yang dimiliki Papua sama. Hanya saja, track indoor milik tuan rumah itu sudah bersertifikat sehingga lapangan tersebut layak untuk kejuaraan dunia.

“Sebetulnya di Indonesua ada dua , satunya lagi di DKI. karena itu kita sudah meminta kepada KONI peralatan untuk mendukung itu dimana ban harus betul-betul safety untuk dimainkan lapangan indoor,” kata Ander menjelaskan.

Kontingen sepatu roda Jawa Barat akan bertolak menuju Papua pada 22 September 2021 mendatang. Proses adaptasi selama lima hari kata Andre dinilai cukup.

“Secara teknis kita siap karena sempat melakukan try out. Kita merasa gembira karena hasil try out di bagian putra dan putrid unggul. Kekuatan sepatu roda memang  masih tetap Jatim tapui setidaknya dari hasil try out itu kita bisa mengimbanginya di beberapa sektor,” kata Andre memaparkan.

 Menurut Andre Jawa Barat akan mengikuti 16 nomor dari 24 nomor yang dipertandingkan. Maklum, keterbatasa kuota membuat tim sepatu roda harus memilih atlet unggulan yang dapat mempersembahkan medali emas.

Keempat medali emas yang bakal disabet kontingen sepatu roda masing-masing ada di nomor TTT 500 meter putra,  509 sprint D putra, 10 km relay putrid, 3 km. “Yang pasti kami akan memperbaiki prestasi lebih baik disbanding PON 2016, seharusnya 300 meter putri ikut tapi tidak ada kuotanya,” kata Andre. (ANK)


Navigasi