EMIL: JABAR KUDU JUARA PON XX DI PAPUA

BANDUNG - Juara umum PON XX di Papua tahun 2021 menjadi harapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Harapan tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada pertemuan virtual bersama KONI Jabar serta jajaran pengurus cabang olahraga, Rabu (1/9/2021).  

"Arahan pertama, harus menang dengan cara-cara yang baik. Kemenangan yang diraih harus dengan cara terhormat. Saya tidak mau menang tapi ada sesuatu yang tidak baik," kata Gubernur yang akrab disapa Emil tersebut.

Kemenangan pada gelaran PON XX, lanjut dia, akan menjadi hadiah bagi warga Jabar yang selama ini sudah menderita karena pandemi. Untuk itu, teriakan Jabar Juara pun harus selalu menggema di semua venue PON XX di Papua.

"DibaliK kemenangan itu, yang juga harus diperhatikan KONI Jabar yakni keselamatan, keamanan, dan kesehatan semua delegasi Jabar. Persiapkan dan simulasikan semua karena keselamatan, keamanan dan kesehatan itu melebihi segalanya. Buat apa menang tapi atlet maupun delegasi Jabar di PON XX itu kenapa-kenapa," kata Emil.

Emil pun meminta KONI Jabar untuk lebih memperkuat sport intelegence. Intip strategi dan kekuatan lawan, baik secara umum maupun strategi saat pertandingan.

"Saya kira kalau intip mengintip dalam hal baik mah tidak masalah. Jangan terlalu fokus 100 persen ke dalam tapi lihat juga lawan. Intinya, jangan kepedean," Emil menuturkan.

Emil menegaskan, dirinya siap memberikan semangat secara langsung bagi atlet yang sedang berlaga di arena PON XX. Bahkan dirinya siap untuk bolak-balik ke Papua demi memberikan semangat bagi atlet yang sedang berjuang membela nama Jawa Barat.

"Saya akan bolak balik ke Papua untuk menyemangati tim. Itu akan saya komitmenkan, saya minta jadwalnya saja dari KONI Jabar," dia menambahkan.

Tak hanya itu, Emil pun meminta waktu kepada KONI Jabar untuk bisa bertemu langsung dengan para atlet sebelum berangkat ke Papua. "Tolong diatur waktu secepatnya sebelum berangkat (ke Papua), saya ingin memberikan penyemangat bagi atlet," kata dia.

Lokasi pelaksanaan PON XX di Papua, kata Emil, memiliki dimensi lain yang harus digali selain olahraga. Salah satunya keutuhan NKRI.

"Kita kan pernah punya ide untuk membuat seperti anjungan Jawa Barat, coba desainkan dan pikirkan caranya. Seperti menyiapkan panggung knockdown sehingga para seniman asal Jabar bisa berputar di venue-venue PON XX. Termasuk mempersiapkan souvenir-souvenir khas Jabar yang murah meriah," kata dia.

Emil pun meminta setiap personel delegasi Jabar di PON XX, menunjukkan sikap yang someah. Termasuk menularkannya kepada kontingen provinsi lain di Papua.

"Kalau perlu, bikin juga kaos-kaos informal selain kaos kontingen dengan tulisan mengugah seperti 'Jabar Sahabat Papua' sehingga warga disana bisa melihat. Sikap someah itu harus dipertontonkan oleh semua delegasi Jabar sehingga saat PON XX selesai, warga disana akan selalu teringat dengan kontingen Jabar yang baik dan ramah. Membekas lah hal-hal positif bagi warga disana," Emil menegaskan.

Terlepas dari target pencapaian juara di PON XX, Emil mengingatkan terkait pengelolaan keuangan yang baik di KONI Jabar. Dia tidak mau mendengar kabar terkait penggunaan anggaran di KONI Jabar yang dibelanjakan di luar aturan. 

"Nanti itu akan menutupi pencapaian prestasi yang sudah diraih, untuk itu tolong juga dikawal oleh BPKP atau apalah. Jadi menang secara prestasi dan administrasi," Emil mengingatkan.

Sebelum arahan dari Gubernur Jabar, Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin memberikan laporan terkait persiapan kontingen menghadapi PON XX di Papua. Mulai dari persiapan latihan atlet yang digelar di tengah pandemi hingga rencana keberangkatan atlet. 

"Dari hasil pemetaan kami dari babak kualifikasi dan perkembangan saat ini, Jabar masih unggul dibanding kompetitor lain seperti DKI Jakarta, Jatim, dan tuan rumah Papua. Jabar sendiri akan mengirimkan 799 atlet yang akan berlaga di 567 nomor pertandingan di 55 cabang olahraga dengan target 164 medali emas," kata Ahmad.

Selain KONI Jabar dan perwakilan pengurus cabang olahraga, hadir juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat Engkus Sutisna. Dalam kesempatan tersebut, Engkus secara khusus meminta kesediaan Gubernur Jabar untuk melepas kontingen Jabar menuju PON XX.

"Tanggal 9 September itu kan diperingati sebagai Hari Olahraga Nasional, jadi selain upacara, kami meminta kesediaan bapak Gubernur untuk melepas kontingen Jabar yang akan berlaga di PON XX. Sedangkan untuk penghargaan, setelah kami berkonsultasi dengan TAPD dan DPRD, akan diajukan pada APBD 2022," kata Engkus. (ARS)


Navigasi