BOLA VOLI JABAR BERHARAP BISA KAWINKAN MEDALI EMAS PON XX

BANDUNG - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Boli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat meleps secara resmi tim bola voli Jabar yang akan berlaga di PON XX/2021 Papua. Jabar akan bertanding di empat nomor pertandingan PON XX/2021 yakni indoor putra dan putri serta pasir putra dan putri.

"Di PON XX nanti di Papua, kita (bola voli Jabar) ditargetkan meraih satu medali emas dan satu medali perak oleh KONI Jabar. Semoga kita bisa meraih target tersebut," kata Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PBVSI Jabar, AKBP Mohammad Rois, mewakili Ketua Umum PBVSI Jabar, Irjen. Pol. Drs. Rudy Sufahriadi.

Rois mengatakan, kalah menang dalam sebuah pertandingan merupakan hal yang biasa. Namun, semangat yang muncul saat pertandingan bisa menjadi sebuah pembeda dalam pertandingan.

"Karena itu, kami meminta atlet untuk tetap bersemangat dan pantang menyerah saat bertanding. Dengan modal latihan selama hampir dua tahun ditambah beberapa kali uji coba, yakin bisa menghadirkan prestasi," kata dia.

Untuk target yang dibebankan, Rois mengatakan jika peluang medali emas terbesar berada di tim bola voli indoor putri sebagai juara bertahan. Meski demikian, peluang di bola voli indoor putra pun cukup terbuka lebar.

"Dari hasil latihan dan perkembangan terakhir tim, tim indoor putra memperlihatkan progres yang cukup baik. Pada laga uji coba beberapa waktu lalu menghadapi tim indoor putra provinsi lain, Jabar bisa unggul dan menjadi juara. Semoga saja bisa mengawinkan emas di bola voli indoor," kata dia.

Selain itu, kesempatan meraih medali pun terbuka di nomor bola voli pasir. Baik di kelompok putra maupun di kelompok putri.

"Untuk kelompok putra, Jabar mengirimkan satu pasang atlet dan sudah menjalani latihan di Ciamis. Sedangkan di putri, kita diperkuat dua pasang atlet yang menjalani pemusatan latihan di Bandung. Bola voli pasir ini pun berpeluang meraih medali," Rois menuturkan.

Pada kesempatan tersebut, Rois mengingatkan para atlet untuk bertanding dengan jiwa sportifitas dan semangat juang yang tinggi untuk mewujudkan Jabar Juara. Atlet, pelatih maupun ofisial tim pun diharapkan bisa beradaptasi secepatnya dengan kondisi di lokasi pertandingan di Papua.

"Jangan mengeluh karena pasti akan ada kesulitan dan kekurangan di sana (Papua), berbeda dengan pelaksanaan pertandingan yang digelar di Jabar atau Pulau Jawa. Komunikasikan dengan tim setiap ada kekurangan, karena apa yang kita persiapkan pasti ada kekurangan. Terakhir, selamat bertanding semoga bisa meraih prestasi dan mohon dukungan dari seluruh warga Jabar," kata dia. (ARS)


Navigasi