Mengenal Lebih Dalam Si Jalak Harupat

Si Jalak Harupat adalah
sebuah stadion Olahraga milik Pemerintah Kabupaten Bandung yang berlokasi di
desa Kopo dan Cibodas, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Stadion ini
mulai dibangun sejak Januari 2003 dan selanjutnya diresmikan pada hari jadi Kabupaten
Bandung yang ke 364, tanggal 26 April 2005.

Dalam ajang Pekan
Olahraga Provinsi Jawa Barat ke XIV tahun 2022 ini SOR Jalak Harupat menjadi
venue beberapa pertandingan yaitu Polo Air, Panjat Tebing, Hockey, Sepak Bola,
Angkat Berat serta Angkat Besi.  

Penamaan Si Jalak Harupat
diambil dari julukan salah seorang pahlawan nasional dari Bojongsoang,
Kabupaten Bandung yaitu Otto Iskandardinata. Pada saat pra kemerdekaan
merupakan seorang tokoh pergerakan nasional.

Beliau pernah menjabat
sebagai Wakil Ketua Budi Utomo cabang Bandung periode 1921-1924 dan Wakil Ketua
Budi Utomo cabang Pekalongan tahun 1924. Ketika itu, ia juga menjadi anggota
Gemeenteraad (Dewan Kota) Pekalongan mewakili Budi Utomo.

Oto juga aktif pada
organisasi  Paguyuban Pasundan dan menjadi ketuanya pada periode
1929-1942. Organisasi tersebut bergerak dalam bidang pendidikan, sosial-budaya,
politik, ekonomi, kepemudaan, dan pemberdayaan perempuan.

Otto juga menjadi anggota
Volksraad (Dewan Rakyat) yang dibentuk pada masa Hindia Belanda untuk periode
1930-1941. Pada masa penjajahan Jepang, Otto menjadi Pemimpin surat kabar
Tjahaja (1942-1945). kemudian menjadi anggota BPUPKI dan PPKI yang dibentuk
oleh pemerintah pendudukan Jepang sebagai lembaga-lembaga yang membantu
persiapan kemerdekaan Indonesia.

Pasca kemerdekaan RI,
Otto menjadi Menteri Negara pada Kabinet Pertama RI pada tahun 1945. Ia
bertugas mempersiapkan terbentuknya BKR dari laskar-laskar rakyat yang tersebar
di seluruh Indonesia.

Banyak kisah perjuangan
Otto Iskandardinata yang tersebar di berbagai media sehingga pada akhirnya
memang Otto layak menjadi Pahlawa Nasional. Namun pernahkah kita mengetahui
kisah-kisah lain tentang dirinya dari sudut pandang seorang penulis Buku Otto
Iskandar Dinata The Untold Story.

Melalui film singkat yang
diproduksi Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bandung mungkin
kita dapat lebih mengenal lebih dalam tentang sosok manusia yang julukannnya
diabadikan sebagai nama Sarana Olah Raga termegah kebanggaan warga kabupaten
Bandung.***



















 


Navigasi