Atlet Tinju PON XX Jabar Diuji Kalsel

BANDUNG : Tim pelatda Tinju PON XX Jabar diuji kemampuannya pada laga uji tanding kontra Kalimantan Selatan (Kalsel) di Sasana Tinju Jabar, komplek olahraga Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Kamis (17/12/2020). Enam partai digelar pada laga uji tanding tersebut.

Ketua Harian Pertina Jabar Wolter Rumsory mengatakan, pelaksanaan uji tanding melawan Kalsel menjadi yang kedua dilakukan atlet tinju Jabar. Sebelumnya, tim Pelatda Tinju PON XX Jabar sudah melangsungkan uji tanding menghadapi tim Papua.

"Ini jadi evaluasi dari hasil latihan atlet selama tujuh bulan terakhir. Uji tanding ini sangat bagus, apalagi pada kondisi saat ini kan tidak ada pertandingan," kata Wolter saat ditemui di sela-sela pelaksanaan uji tanding, Kamis (17/12/2020).

Pada uji tanding kontra Kalsel kali ini, kata Wolter, hanya mempertandingkan empat kelas. Yakni tiga kelas di kelompok putri dan satu kelas di kelompok putra. "Yang dipertandingkan hari ini kelas 45 kg putri, 48 kg putri, 56 kg putri, dan kelas 46 kg putra," Wolter menambahkan.

Selain uji tanding kali ini, Wolter mengatakan, pihaknya sudah mengagendakan untuk pelaksanaan uji tanding ke luar daerah atau try out. Rencananya, pelaksanaan try out akan digelar di tahun 2021.

"Kita akan gelar try out ke provoinsi lain serta ke luar negeri. Dengan melakukan pertandingan di luar negeri, para atlet akan mendapatkan pengalaman lebih karena dari sisi lawan yang dihadapi pun akan berbeda. Kalau di dalam negeri, rata-rata kan sudah diketahui dan sempat bertanding," kata dia.

Jabar sendiri berhasil meloloskan 13 atlet tinju untuk berlaga di PON XX tahun 2021 mendatang di Papua. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dibanding provinsi lain, selain tuan rumah Papua. "Dari 13 atlet yang berhasil lolos ke PON XX, kita mendapat target dari KONI Jabar untuk meraih enam medali emas. Kekuatan kita di kelompok putra meski tidak menutup kemungkinan atlet putri kita pun bisa mencuri medali emas," kata Wolter.

Sementara Sekretaris Pertina Kalsel Hermanto Ginting mengatakan, laga uji tanding menghadapi Jabar menjadi sangat penting sebagai bahan evaluasi pelaksanaan latihan. Pasalnya, di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, pihaknya cukup kesulitan mendapatkan lawan latih tanding bagi atletnya.

"Karena kondisi pandemi Covid-19, atlet justru lebih banyak berlatih padahal mereka butuh pertandingan. Dengan uji tanding ini, setidaknya bisa menghilangkan rasa jenuh atlet yang terus berlatih," kata Hermanto.

Pada laga uji tandingg kali ini, pihaknya membawa enam orang atlet dari total tujuh atlet yang lolos ke PON XX tahun 2021 mendatang di Papua. Sebelumnya, Hermanto mengatakan jika pihaknya hanya bisa melakukan latih tanding menghadapi rekan satu tim.

"Dengan kesediaan Jabar menjadi lawan latih tanding, kami sangat berterimakasih karena selama ini yang menjadi sparing partner atlet kita ya rekan setimnya. Hasil ini akan menjadi bahan evaluasi kita kedepan," kata dia.

Pada PON XX, cabang olahraga Tinju akan mempertandingkan sebanyak 17 kelas. Total atlet yang akan berlaga di cabang olahraga Tinju PON XX, berdasarkan hasil kualifikasi, yakni 136 atlet ditambah 17 atlet tuan rumah Papua yang lolos langsung di semua kelas.


Berikut daftar atlet Tinju PON XX Jabar

1. Ajeng Gitni kelas 45 kg

2. Ririn Saraha kelas 48 kg

3. Erni Amalia kelas 51 kg

4. Viska Bambuta kelas 57 kg

5. Gracia Kaihatu kelas 60 kg

6. Ildawati kelas 64 kg

7. Apriyadi Difinubun kelas 46 kg

8. Simon Makerawe kelas 56 kg

9. Walmer Sabu kelas 60 kg

10. M. Alsar kelas 64 kg

11. Savon Simangunsong kelas 69 kg

12. Mikhael Muskita kelas 75 kg

13. Bram Betaubun kelas 81 kg.


(Ageng)


Navigasi