Sat. Dec 14th, 2019
`

Trio Pendekar Jabar Juara Dunia di Thailand

2 min read

Bandung- Atlet-atlet regu putra Jabar yakni Nunu Nugraha, Asep Yuldansani dan Anggi Mubarok sukses mencetak prestasi gemilang dengan meraih medali emas mewakili Indonesia pada ajang 1st World Beach Pencak Silat Championship 2019 yang diselenggarakan di Pantai Patong, Phuket, Thailand pada 30 September hingga 4 Oktober 2019.
Kejuaraan tersebut merupakan event seni beladiri pertama yang digelar di tepi pantai Thailand. Kejuaraan pencak silat pantai ini diikuti sebanyak 35 negara.
Kabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov Ikatan Pencak Silat indonesia (IPSI), Ferry Hendarsin menuturkan, meskipun trio pendekar Jabar itu sudah malang meilntang di dunia silat dan meraih berbagai titel juara, namun pada kejuaraan kali ini kondisinya berbeda. Para atlet menurutnya dituntuk memiliki kondisi fisik yang sangat prima. Pasalnya teknik bertanding di gelanggang dengan media pasir dan ruang terbuka memiliki karakteristik berbeda dengan gelanggang matras.
“Di sini mereka dituntut memiliki stamina lebih tinggi dan teknik bergerak yang jauh lebih komplek. Semoga ini menjadi petunjuk bahwa para atlet Jabar benar-benar siap untuk menghadapi Sea Games 2019 dan tentunya PON 2020,” tegasnya.
Sementara itu dihubungi secara terpisah, Nunu Nugraha mengatakan, untuk kejuaraan World Beach Pencak Silat Championship 2019 ini proses yang di alami para atlet terbilang penuh tantangan. Selain media pertandingan bukan dari matras melainkan pasir pantai, tantangan terberat lainnya yaitu harus bertanding melawan atlet juara dunia 2018 dari Thailand.
“Karena yang biasanya kita bertanding dimatras, sekarang di pasir. Otomastis jauh beda. Beban di kaki sangat berat untuk bergerak, untuk melakukan speed gerak pun sama. Apalagi keseimbangan di sini sangat diuji karena pasir kan tidak rata seperti matras jadi ototmatis memerlukan stamina dan fokus yang ekstra,”ujarnya.
“Alhamdulillah kita selama sebulan kebelakang melakukan persiapan itu, latihan di pasir. Jadi kita sudah mengantisipasi segala kemunginan terjadi di lapangan. Tapi yang jadi tantangan terberatnya adalah bertanding di Thailand, yang mana regu mereka ini (tuan rumah) adalah juara dunia 2018. Meskipun pada kejuaraan dunia tersebut kita ngga di turunkan. Itu yang jadi tantangannya bertanding di kandang lawan yang juga punya prestasi,”ungkap peraih medali emas Asian Games 2018 tersebut.
Nunu berharap, dengan hasil tersebut akan menjadi amunisi untuk menjadi lebih baik terutama dalam menghadapi multi event SEA Games 2019 di Manilla, Pilipina.
” Dengan hasil ini kita lebih termotivasi lagi untuk menjadi yang terbaik lagi di event2 berikutnya. Menjadi amunisi kita, terutama event terdekat yaitu SEA Games 2019 dan PON 2020. Mudah-mudahan kita bisa mempertahankan emas di PON, amin,” pungkasnya. *** (P93)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Haidar

rizal

October 2019
M T W T F S S
« Apr   Nov »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031