Sat. Dec 14th, 2019
`

Amankan Target di PON 2020, KONI Jabar Kirim Atlet ke Korea

2 min read

Bandung- Untuk mempertahankan raihan medali emas para atlet yang akan manggung pada perhelatan PON XX/2020 di Papua, KONI Jabar berangkatkan 26 atlet dan enam pelatih dari empat cabang olarhaga menuju Korea Selatan (Korsel).

Sebanyak 32 orang yang dikirim ke Korsel itu terdiri dari empat atlet menembak didampingi satu pelatih Korea, delapan atlet taekwondo yang juga didampingi satu pelatih Korea, tujuh atlet judo dan dua pelatih, enam atlet gulat dengan dua pelatih dan satu orang penerjemah.

Mereka secara dilepas secara resmi oleh  Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin pada Kamis (14/11/2019) di Loby Kantor KONI Jabar, Jl. Pajajaran No. 37A Bandung.

Ahmad menuturkan, jika keinginannya pada akhir tahun 2019 semua cabor yang terlibat kerjassama dengan Korsel bias diberangkatkan. Hanya saja hal tersebut tidak memungkinkan. “Pointernya adalah MoU dengan Korea yang sudah terjalin. Jadi prioritasnya sekarang cabor yang sudah kerjasama dulu. Bukan berarti cabor lain tidak berangkat ke luar negeri. Namun ada waktu dan tempat tujaunnya yang disesuaikan dengan cabornya itu sendiri,” kata Ahmad.

Menurutnya, atlet-atlet yang berangkat ke Korea Selatan dari empat cabang olahraga ini merupakan atlet-atlet peraih medali emas pada saat PON XIX tahun 2016 lalu juga saat babak kualifikasi PON XX. Ke-26 atlet yang berangkat ini pun memiliki potensi besar untuk kembali meraih medali emas di Papua nanti.

“Jadi untuk keberangkatan pertama ini, kita fokus pada atlet potensial medali emas karena dari sisi kemampuan anggaran sangat terbatas. Tak hanya empat cabang olahraga saja, kita pun akan memberangkatkan cabang olahraga lain yang memang sudah bekerjasama dengan Korea Selatan,” tambahnya.

Ahmad berkomitmen, tahun 2020 mendatang dalam rangka pematangan menuju multi event empat tahunan itu, KONI Jabar akan memberangkatkan cabor ke luar negeri. Tak hanya Korsel, namun ke Jepang, Cina, Amerika, Australia dan bebrapa negara lainnya disesuaikan dengan kebutuhan cabor.

Tahun 2020 akan kita bagi-bagi. Seperti contohnya renang dari lima materi ada yang berangkat ke Australia, Amerika bahkan Cina. Kemudian karate karna pemilik cabor ini kan Jepang, begitu juga dengan wushu tiada lain ke Cina.  Tapi ada beberapa cabor yang tidak berangkat ke luar negeri tapi menghadirkan pelatih sesuai kebutuhan si atlet. Itu silahkan, karena atlet tahu progresnya peningkatan kemampuannya seperti apa. Mereka berhitung siap alawan yang dihadapi, keunggulan seperti apa. Dan saya ingin para atlet ini bias mengungguli lawan Tangguh mereka,” ungkapnya. *** (P93)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Haidar

rizal

November 2019
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930