Tue. Jul 7th, 2020

Year: 2020

2 min read

BANDUNG- Semakin merebaknya pandemi Corona Virus Diseasse (Covid-19) membuat cabang olahraga (Cabor) di Jawa Barat memulangkan para atletnya untuk berlatih mandiri di rumahnya masing-masing dengan tetap mendapatkan pengawasan dari tim pelatih.  Namun berbeda dengan cabor dayung. Seluruh atlet Pelatda dayung Jabar tetap melaksanakan pemusatan latihan di Cipule, Kabupaten Karawang. Mereka di karantina dengan aturan yang telah disepakati bersama.  Menurut Pelatih Dayung Jabar, Dian Kurniawan, selama masa karantina para atlet tidak boleh keluar area Situ Cipule kecuali ada keperluan mendesak yang memang tidak bisa ditinggalkan. Di luar jam latihan, para atlet diwajibkan memakai masker. Hal tersebut juga sesuai dengan surat edaran dari KONI Jabar nomor: 0349/0.4/III/2020 tentang Perpanjangan Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi CoronaVirus Desiase (Covid-19).  “Selain itu mereka wajib untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan menjaga kesehatan, menjaga kebugaran dengan tetap aktif, menjaga kebersihan serta menghindari kegiatan di tempat umum. Pengurus juga sudah menyediakan sarana mencuci tangan disekitar latihan dan mess,” kata Dian melalui telpon selularnya, Minggu (03/05/2020).  Dian mengaku, selama pandemi covid-19, pihaknya tidak menaikan intensitas latihan para atlet. Untuk menjaga imunitas tubuh para atlet, tim pelatih justru menurunkan volume latihan supaya para atlet tidak cepat kelelahan.  Sebelumnya, untuk memastikan kesehatan para atlet, pelatih dan tenaga lainnya di Cipule,...