Sat. Aug 8th, 2020

KONI Jabar Wajibkan Atlet Kirim Video Latihan Mandiri

2 min read

Bandung- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat mewajibkan para atlet Pelatda Jabar berlatih secara mandiri di rumah masing-masing di bawah pengawasan tim pelatih cabang olahraga (cabor).

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran terbaru dari KONI Jabar nomor: 0349/0.4/III/2020 tentang Perpanjangan Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi CoronaVirus Desease (Covid-19).

Sebagai pengawasan, Satuan Pelaksana (Satlak) Jabar Juara KONI Jabar mewajibkan para atlet melaporkan setiap kegiatan latihan mereka berupa video setiap harinya.

“Ya selama masa pandemi corona ini para atlet dipulangkan ke rumah masing-masing. Tapi selama dipulangkan bukan berarti atlet berleha-leha. Mereka tetap melakukan latihan sesuai program yang diberikan tim pelatih. Sebagai laporan harian para atlet ini wajib mengirimkan video latihan mereka kepada pelatih. Nanti pelatih melaporkan kembali kepada Satlak Jabar Juara,” kata Ketua Satlat Jabar Juara KONI Jabar, Yunyun Yudiana di Gedung KONI Jabar, Jl. Pajajaran No. 37A Bandung, Kamis (02/04/2020).

Yunyun menegaskan, meski berada pada masa pandemi Covid-19, persiapan atlet untuk PON XX/2020 tidak boleh terganggu.

Pasalnya, KONI Jabar hingga saat ini masih mengacu kepada keputusan bahwa multi event nasional tersebut tetap dilaksanakan sesuai rencana pada tahun 2020.

“Jadi dalam kondisi seperti ini latihan tidak boleh terabaikan. Contohnya untuk atlet angkat berat atau angkat besi. Atlet ini bisa malakukan Angkatan seberat 100 kg, apabila atet tersebut berhenti latihan selama satu minggu kemampuan angkatannya tidak akan bisa mencapai 100 kg lag. KONI Jabar mengantisipasi hal demikian supaya perrforma atlet tetap terjaga dan latihan berjalan normal meskipun tempatnya di rumah masing-masing dengan pengawasan,” ungkapnya.

Begitu juga dengan cabor target seperti panahan dan menembak. Tiga hari tidak berlatih menurut Yunyun, atlet akan kehilangan sentuhan feelingnya

Selama dirumahkan, atlet dan pelatih tetap mendapatkan haknya. Mereka tetap mendapatkan uang saku dan uang suplemen. Sedangkan untuk makan atlet diserahkan keapada cabor masing-masing. 

“Selama dirumahkan, atlet dan pelatih tetap mendapatkan haknya. Mereka tetap mendapatkan uang saku, suplemen, dan makan-minum selama latihan mandiri.  Untuk makan-minum atlet dan pelatih dananya diserahkan kepada cabor masing-masing,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi penularan covid-19, KONI Jabar mengimbau kepada penanggungjawab/manajer Pelatda PON XX Jabar, pelatih cabang olahraga Pelatda PON XX Jabar, atlet Pelatda PON XX Jabar, serta karyawan KONI Jabar untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan menjaga kesehatan, menjaga kebugaran dengan tetap aktif berolahrgaa, menjaga kebersihan serta menghindari kegiatan di tempat umum. 

Selain itu juga dianjurkan menggunakan masker apabila menharuskan berinteraksi dengan orang lain dan rajin mencuci tangan dengan sabun atau antiseptik. *** (P93)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *