Erry Kembali Pimpin Sepatu Roda Jawa Barat

Bandung- Erry Sudradjat terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Jawa Barat periode 2019-2023 pada musyawarah daerah (Musda) Porserosi Jabar yang dilaksanakan di ruang rapat KONI Jabar, Jl. Pajajaran No. 37A Bandung, Kamis (27/06/2019). Dari 14 Pengcab Porserosi di Jabar, hanya Kabupaten Subang yang tidak hadir pada Musda tersebut. “Alhamdulillah terimakasih kepada Pengcab yang sudah mempercayakan amanah ini. Jelas kita punya visi misi juara lahir batin, sesuai dengan visi misi Gubernur Jabar. Mengenai program, kita sudah buat. Tinggal kita pelajari saja, mudah-mudahan selesai kepengurusan ada raker, “kata Erry.
Erry menegaskan jika pada krpengurusan kali ini ia tidak ingin lagi menggunakan cara-cara ortodok. Sehingga ke depan ada penyegaran-penyegaran program untuk mencapai tujuan. “Sudah pasti ada penguatan program. Sekarang sudah zamannya IT, kita harus ke sana. Tidak mau lagi gaya ortodok. Teknologi sudah berkembang,” ujarnya.


Ia juga menilai jika sumber daya manusia yang ada di Pengcab memiliki semangat juang yang bagus. Oleh karena itu, untuk mengisi kepengurusan ke depan, ia mengusulkan supaya pengcab mrngajukan nama-nama orang yang memiliki kompetensi untuk bergabung dalam kepengurusannya. “Saya ingin kenapa setiap pengcab supaya mencalonkan menjadi pengurus, supaya terakomodir semuanya, minimal satu. Jadi jika kini pengcab ada 14 minimal sudah ad 14 orang pengurus, tinggal menambah tenaga-tenaga dari luar seperti berkaitan dengan iptek, bisa saja kerja sama dengan FPOK UPI karena kita perlu tenaga ahli. Termasuk pengacara untuk masalah hukum, “tegasnya.
Selama empat tahun ke depan, Erry berharap bisa menambah pengcab dan mengaktifkan kembali pengcab yang sudah lama vakum seperti Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar. “Saya juga ingin pengcab yang vakum aktif kembali. Sekarang yang terpenting kita target lolos di babak kualifikasi PON. Dan mempertahankan prestasi di PON kemarin, minimal lima medali emas,” pungkasnya. *** (P93)