KOMPOSISI TIM PON XX PANAHAN JABAR BERUBAH

BANDUNG- Komposisi atlet dalam tim panahan Jawa Barat untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Oktober 2021 mendatang, mengalami perubahan. Hal ini seiring dengan mundurnya Astrid Nadya Fadilla dari tim.

Pelatih tim panahan PON XX Jabar, Rahmat Suparjo mengatakan, Astrid Nadya Fadilla mengundurkan diri karena akan fokus melanjutkan pendidikan. Atlet panahan asal Kota Bekasi itu di Fakultas Kedokteran.

"Untuk menggantikan Astrid, kita panggil tujuh atlet panahan putri di nomor Compound untuk mengikuti seleksi. Enam dari tujuh atlet merupakan hasil pemantauan dari pelaksanaan kejuaraan terdekat ditambah satu orang atlet eks PON XIX/2016 yakni Gina Rahayu," kata pelatih yang akrab disapa Bejo saat ditemui di sekretariat Perpani Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Minggu (30/5/2021).

Pemanggilan Gina Rahayu dilakukan karena pihaknya masih melihat potensi dari atlet panahan putri eks PON XIX tersebut. Selain itu, atlet yang kini membela Kabupaten Tasikmalaya itu tidak bisa mengikuti pelaksanaan seleksi tim panahan Jabar sebelumnya karena dalam kondisi hamil.

"Jadi pada seleksi pergantian atlet ini kita panggil dia ditambah enam atlet compound putri hasil babak kualifikasi lalu," kata pelatih yang akrab disapa Bejo ini.

Keenam atlet lain yang dipanggil yakni Auliya Nur Anggraeni dari Kota Bekasi, Tania Artamevia (Kabupaten Bekasi), Linda Yuliani (Kota Bandung), Dewi Novianti (Kota Bekasi), Nuri Citra Lestari (Kabupaten Bekasi), dan Bintang Hannan Rayza (Kota Bandung). Pelaksanaan seleksi pergantian atlet compound putri Pelatda PON XX Jabar sendiri digelar pada 7 April 2021 lalu.

"Dari seleksi itu, kita mengambil satu atlet terbaik untuk menggantikan Astrid. Berdasarkan hasil, Gina Rahayu menjadi atlet dengan raihan skor terbaik yakni 1014," kata dia.

Dari hasil seleksi tersebut, komposisi tim panahan PON XX Jabar pun mengalami perubahan dengan masuknya Gina Rahayu. Tim beregu putri Jabar di nomor compound saat ini sama dengan finalis pada PON XIX lalu yakni Gina Rahayu, Sri Ranti, dan Ratih Zilizati Fadhly.

"Pada final nomor compound beregu putri di PON XIX tahun 2016, tiga srikandi Jabar itu kalah atas DKI Jakarta yang diperkuat Triya Resky Adriani, Aprillia Dwi Novasari, dan Rona Siska Sari. Semoga saja di PON XX, mereka bisa kembali masuk final," kata Bejo.

Terkait target di PON XX, Bejo mengaku jika tim panahan Jabar tetap mengincar dua medali emas. Meski peluang dari nomor Compound beregu putri terbuka setelah masuknya Gina Rahayu.

"Target tetap di compound putri atas nama Sri Ranti, dan satu lagi bisa di nomor nasional, recurve atau compound. Di PON XIX, kita meraih 4 medali emas, 5 perak dan tiga perunggu dibawah Jatim yang keluar sebagai juara umum," kata dia. (ARS)


Navigasi