CABOR BEREGU BERRPOTENSI RAIH 15 EMAS DI PON XX

BANDUNG - Kegiatan character building bagi Atlet dan Pelatih Pelatda PON XX KONI Jabar kembali digelar di Dodik Bela Negara, Rindam III/Siliwangi, Jalan Tangkuban Parahu, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (2/6/2021). Kegiatan gelombang kedua ini diperuntukkan bagi cabang olahraga beregu.

Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin mengatakan, character building gelombang kedua yang diperuntukkan bagi atlet dan pelatih cabang olahraga beregu memiliki intensitas kegiatan yang berbeda dengan gelombang pertama yang lebih banyak diikuti atlet dan pelatih dari cabang olahraga individu. Dari pelaksanaan character building gelombang kedua ini, kolaboratif antara atlet dan pelatih menjadi dasar utama yang paling pokok. 

"Kita ingin memastikan atlet dan pelatih cabang olahraga beregu tidak hanya menguasai kemampuan teknik yang paling pokok, tetapi motivasi yang ditimbulkan melalui mentalitas kejuaraan secara kolaboratif," kata Ahmad usai membuka kegiatan, Rabu (2/6/2021).

Dari cabang olahraga beregu, kata dia, KONI Jabar memiliki target raihan medali emas yang cukup besar. Setidaknya dari 16 cabang olahraga beregu, target minimal 15 medali emas harus bisa diraih kontingen PON XX Jabar.

"Untuk PON XX tahun 2021 di Papua, Jabar harus mampu menguasai lebih dari 50 persen cabang olahraga beregu. Ini karena peluang untuk meraih medali emas di cabang olahraga beregu ini cukup terbuka lebar," kata dia.

Dengan peluang yang dimiliki, KONI Jabar harus mampu menghantarkan atlet dan pelatih untuk lebih optimal dari sisi raihan medali emas. Selain penggunaan dana yang cukup besar, peluang besar, serta handicap dari semua provinsi yang merata, maka dibutukan inisiatif-inisiatif tertentu untuk menghadapi situasi dan kondisi di Papua maupun Covid-19 ini.

"Jadi character building kali ini, selain untuk meyakinkan diri akan peluang itu, sekaligus mensiasati agar cabang olahraga beregu mampu mendulang emas tambahan di PON XX. Untuk itu, atlet dan pelatih harus punya kolaboratif yang sangat kuat," Ahmad menambahkan.

Salah satu contohnya di cabang olahraga sepakbola yang berhasil meraih medali emas di babak kualifikasi PON XX. Termasuk di beberapa pertandingan atau kejuaraan, baik putra maupun putri, yang mampu tampil menjadi yang terbaik.

"Peluang-peluang itu yang harus kita pelihara melalui character building ini karena kita tidak berharap kondisi dan situasi di Papua mengurangi kompetensi dan kemampuan mereka. Sehat wajib, bugar wajib, dan kita pun harus mampu menguasai situasi," kata dia. (ARS)


Navigasi