Lifter Putri Jabar Pecahkan 8 Rekornas di Try In Pabersi

Bandung- Delapan rekor Nasional (Rekornas) dipecahkan lifter putri Jabar pada gelaran try in yang dilaksanakan Persatuan Angkat Berat Seluruh Indnesia (Pabersi) Jabar di GOR Pabersi, Jl. Pajajaran Bandung, Rabu (09/12/2020).

Agenda try ini tersebut menurut Ketua Umum Pabersi JAbar, Sugito, dimaksudkan untuk melihat hasil latihan para lifter Jabar yang sudah melaksanakan pemusatan latihan hampir setahun lamanya.

Terlebih pada pandemi covid-19 kali ini tidak ada kejuaraan yang dilaksakan. Sehingga alternatifnya yaitu dengan menggelar try in yang diikuti oleh tim Pelatda itu sendiri dan atlet-atlet dari sebagian kota dan kabupaten yang ada di Jabar.

“Iya try in ini digelar untuk melihat progres para atlet setelah mereka pemusatan latihan kurang lebih setahun. Karena kan dengan kondisi pandemi covid-19 ini kesulitan menggelar kejuaraan. Jadi ya dengan try ini seperti ini. Ini juga dibatasi tidak mengundang atlet-atlet dari provinsi lain. Hanya beberapa daerah di Jabar saja dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Ketua Umum Persatuan Angkat Berat Seluruh Indnesia (Pabersi) Jabar, Sugito.

Melihat performa para atletnya di hari pertama tersebut, Sugito mengaku gembira karena progres para lifter putri Jabar memperlihatkan perkembangan yang signifikan. Terbukti dengan adanya delapan rekornas yang terpecahkan.

Lifter Jabar atas nama Susi Susanti dari 53 kg berhasil memecahkan tiga rekornas sekaligus. Pertama untuk angkatan deadlift seberat 205 kg dari rekor sebelumnya 197 kg oleh Evi Erlinayanti dari Kalbar. Rekornas kedua yang dipecahkan Susi dari angkatan bench press 143 kg yang sebelumnya dipegang Risa Oktaviani dari Sumbar dengan angkatan 142,5 kg. Rekornas terakhir yang dipecahkan Susi dari agenda try ini tersebut dari angkatan total 522,5 kg atas namanya sendiri total angkatan saat ini menjadi 545 kg.

Kemudian dua rekornas dipecahkan oleh Maria Magdalena dari kelas 84 kg. Ia memcahkan rekor untuk angkatan bench press dari angkatan 161 kg atas nama Sri Rahayu dari Riau menjadi 162,5 kg. Angkatan selanjutnya dead lift yang sebelumnya rekor dipegang Tika Anggraini dari Kalbar dengan angkatan 220 dipecahkan Maria dengan angkatan 235 kg.

Tak hanya itu, dua rekornas juga dipecahkan fitria Martiningsih dari kelas 84+. untuk angkatan bench press ia melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh dirinya sendiri dari angkatan 172,5 kg menjadi 180 kg. Begitu juga dari angkatan total atas namanya sendiri dari total 675 kg menjadi 685 kg.

Rekornas terakhir untuk kelas putri dipecahkan Aneu Veronica dari kelas 72 kg dari angkatan bench press yang sebelumnya 165 kg menjadi 175 kg atas namanya sendiri.

“Secara general hasil dari pada try in dihari pertama ini membuat gembira. Delan rekornas pecah di sini. Tentu ini menjadi bekal bagi Jabar untuk PON Papua nanti tahun 2021. Saya optimis minimal empat medali emas bisa kita rebut di PON, tentunya akan kita upayakan untuk menambah und-pundi emas tentunya,” pungkasnya. *** (P93)


Navigasi